BNNP Gelar Operasi Narkoba di Tempat Hiburan Malam, ASN Pemkab Kupang Tolak Periksa Urine

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTT terus menggelar berbagai upaya menanggulangi maraknya peredaran dan pemakaian narkotika dan obat-obatan t

BNNP Gelar Operasi Narkoba di Tempat Hiburan Malam, ASN Pemkab Kupang Tolak Periksa Urine
POS KUPANG/MUHLIS AL ALAWI
Ilustrasi, tempat hiburan malam 

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTT terus menggelar berbagai upaya menanggulangi maraknya peredaran dan pemakaian narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) di wilayah ini. Selain sosialisasi, salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pemberantasan.

Pada, Jumat (5/5/2017) malam hingga Sabtu (6/5/2017) dinihari, bersama aparat Polisi Militer (PM) TNI dan kepolisian, BNNP NTT menggelar operasi narkoba di beberapa tempat hiburan malam (THM) di Kota Kupang. Semua tamu maupun karyawan di tempat hiburan malam diperiksa urinenya langsung di lokasi itu.

Kejadian unik terjadi di Botol Musik, Sasando Hotel. Saat semua pengunjung diminta untuk memberikan urinenya agar di tes, seorang pengunjung menolak. Sempat terjadi adu argumentasi antara petugas dengan sang pengunjung.

Pengunjung yang diketahui adalah seorang aparatur sipil negara (ASN) asal Pemkab Kupang ini tetap bersikukuh tak mau menolak diambil data dirinya.

Karena tak ada titik temu, aparat kepolisian langsung mengamankan sang pengunjung. Pengunjung tersebut nampak diangkut dan dibawa ke Kantor BNNP NTT untuk diambil keterangannya di sana.

Nampak di beberapa THM, para pengunjung terkejut dengan operasi itu. Beberapa pengelola tempat hiburan malam, mengaku tidak tahu kalau ada operasi. "Kami memang terkejut dengan operasi ini. Kami tetap mendukung upaya ini sehingga daerah kita bebas dari narkoba," kata seorang pengolola THM di wilayah Kepala Lima yang tak ingin ditulis namanya.

Operasi ini langsung dipimpin Kepala BNNP NTT, Brigjen Pol Muhammad Nur. Nampak hadir juga Kepala Bidang Pemberantasan BNNP NTT, Kompol Doni dan sejumlah stafnya.

"Ini merupakan operasi rutin yang terus kami gelar di tempat hiburan malam sebagai bentuk upaya untuk memberantas peredaran dan pemakaian narkoba. Kenapa tempat hiburan malam, karena lokasi ini sangat rawan dan selalu menjadi sasaran para pengedar untuk beraksi. Bila ada yang ditemukan baik sebagai pemakai maupun pengedar, akan diproses sesuai prosedur hukum yang ada," tegas Muhammad Nur.

Operasi di sejumlah tempat hiburan malam ini berlangsung hingga Sabtu dinihari. Nampak beberapa pengunjung sempat ketakutan ketika aparat secara tiba-tiba masuk ke dalam ruangan karaoke maupun hall. Beberapa di antaranya berusaha menutupi wajahnya dengan tangan agar tidak disoroti kamera wartawan maupun petugas. Meski demikian, semua pengunjung maupun karyawan THM menurut ketika diminta diambil urinenya untuk diperiksa. (eko)

Editor: Alfred Dama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved