VIDEO: Direktur LPU RRI, Richard Poyk Sebut RRI Atambua Sebagai Sabuk Pengaman Informasi Negara

Richard mengatakan itu saat menggelar konferensi pers terkait kegiatan gebyar cinta tanah air berupa gelar budaya lintas kabupaten, Kamis (4/5/2017).

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG.COM, ATAMBUA—Direktur Layanan Pengembangan Usaha (LPU) Radio Republik Indonesia (RRI), Godlief Richard Poyk menyebut RRI Atambua adalah sabuk pengaman informasi negara karena terletak di Kabupaten Belu yang berbatasan langsung dengan Negara Republic Democratic Timor Leste (RDTL).

Richard mengatakan itu saat menggelar konferensi pers terkait kegiatan gebyar cinta tanah air berupa gelar budaya lintas kabupaten di Kantor LPP RRI Atambua, Kamis (4/5/2017).

Menurutnya, RRI Atambua terletak di wilayah perbatasan negara yang menggunakan konsep memberikan infromasi yang terpercaya kepada masyarakat.

“Itu dijadikan sebagai suatu konsep untuk menaungi NKRI dari segi informasi. Kita kenal istilah yang namanya information safety belt. RRI Atambua itu sebagai sabuk pengaman informasi negara yang kita cintai ini,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, RRI Atambua sebagai media propaganda terhadap negara asing atau negara di perbatasan daerah.

“Jadi Atambua ini sebagai etalasenya RRI, sebagai garis depannya RRI, tetapi sebagai pelindung informasi dari negara kita. Atas informasi-informasi hoax yang sekarang kita kenal tapi juga sebagai pencerahan untuk masyarakat di kabupaten ini,” ujarnya.

Terkait kegiatan gelar budaya lintas kabupaten, Richard mengatakan, sebagai suatu upaya memberikan pemahaman terhadap generasi muda bahwa akar budaya itu harus menjadi pijakan utama.

“Jika kita ingin mengatakan bahwa NKRI itu harga mati, kita ingin mengatakan bahwa cinta kita hanya kepada Pancasila, pada Bhineka Tunggal Ika dan juga kepada filosofi dasar negara kita maka kita tidak boleh tercabut dari akar budaya,” pungkasnya. (*)

Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help