Kades Toe dan Bendaharanya Ditahan Jaksa, Kajari Manggarai: Ini Jadi Pelajaran Bagi Kades

Kades Toe, Drs.Yoseph Daron dan bendaharanya, Urung Yoseph sejak 26 April 2017 lalu sampai sekarang sudah ditahan Jaksa Cabang Reo di LP Kupang guna m

Kades Toe dan Bendaharanya Ditahan Jaksa, Kajari Manggarai: Ini Jadi Pelajaran Bagi Kades
Pos Kupang/Aris Ninu
Kajari Manggarai, Agus Riyanto 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Aris Ninu

POS KUPANG.COM, RUTENG -- Kades Toe, Drs.Yoseph Daron dan bendaharanya, Urung Yoseph sejak 26 April 2017 lalu sampai sekarang sudah ditahan Jaksa Cabang Reo di LP Kupang guna menjalani proses persidangan di Pengadilan Tipikor Kupang.

Kades Toe dan bendaharanya ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam proses penyidikan Kantor Kejaksaan Negeri Cabang Reo atas dugan penyimpangan dana desa tahun 2016.

Dana desa sebesar Rp 242.689.378 tidak dapat. dipertanggungjawabkan.

Kajari Manggarai, Agus Riyanto,S.H didampingi Kasie Intel,Jaksa Agus kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (5/5/2017) siang,menjelaskan,penanganan kasus dugaan penyimpangan dana desa di Desa Toe,Kecamatan Reo Barat awalnya ada laporan dari warga kepada jaksa Cabang Reo.

"Jaksa di Reo lalu melakukan pulbaket dan penyelidikan serta menaikkan kasusnya ke tahap penyidikan.Di Mana Kades Toe dan bendaharanya ditetapkan sebagai tersangka.Dalam proses itu,keduanya mengakui lalu pada tanggal 26 April 2017 dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Kupang. Keduanya akan menjalani proses persidangan di Kupang dan ditahan di LP Kupang.Kedua tersangka diantar Kacabjari Reo,Yanto Musa,S.H,"papar Kajari Agus.

Dalam kasus ini,Kajari Agus mengungkapkan,keduanya dijerat pasal 2 dan 3 UU Tindak Pidana Korupsi.

"Bagaimana kedua melakukan penyimpangan akan jelas saat persidangan.Yang jelas kasus dana desa di Manggarai ini yang pertama ditangani jaksa.Kasus dana desa di Toe ini hendaknya menjadi bahan pelajaran bagi semua kades di Manggarai dan Manggarai Timur.Kelola dana desa harus sesuai aturan.Salah kelola dan menyimpang ada dampaknya yakni proses hukum,"kata Kajari Agus.*

Penulis: Aris Ninu
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help