PosKupang/

Ini Posisi Duduk yang Paling Aman Saat Naik Mobil dan Bus Berdasarkan Ilmu Sains

Meski umur dan ajal itu berada di tangan Tuhan, berkat makin majunya teknologi dan penelitian, posisi di mana kita duduk juga bisa menentukan tingkat

Ini Posisi Duduk yang Paling Aman Saat Naik Mobil dan Bus Berdasarkan Ilmu Sains
POS KUPANG/JUMAL HAUTEAS
Ilustrasi: Para penumpang dan warga sekitar menggendong ibu yang terjepit kakinya dalam tabrakan antara Bus Cahaya Murni dan Bus Prima di Nunusili, Kecamatan Insana- TTU, Kamis (1/8/2013). 

POS KUPANG.COM -- Kisah kecelakaan yang melibatkan kendaraan umum memang sangat tragis.

Baik itu kecelakaan mobil, bis, maupun pesawat.

Terlebih lagi ketika kita hanya menjadi penumpang yang hanya bisa memasrahkan nyawa kita kepada sang supir/pengendara/kapten/pilot yang membawa kendaraan yang kita naiki.

Meski umur dan ajal itu berada di tangan Tuhan, berkat makin majunya teknologi dan penelitian, posisi di mana kita duduk juga bisa menentukan tingkat keselamatan hidup kita saat naik kendaraan umum.

Seperti yang dilansir Grid.ID dari berbagai macam sumber seperti Transportation Safety Board Kanada, Amerika, Australia, dan Jepang, berikut ini adalah posisi duduk yang paling aman berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan sains.

Bagian yang di berikan kotak merah adalah yang paling rawan, dan kotak hijau adalah yang paling aman.
Bagian yang di berikan kotak merah adalah yang paling rawan, dan kotak hijau adalah yang paling aman. ()

1. Mobil

Dengan catatan jika semua mengenakan sabuk pengaman, maka posisi duduk yang paling aman itu adalah di belakang supir dan kursi yang persis di tengah.

Menurut sains, posisi di belakang supir itu aman karena umumnya kendaraan mobil memiliki proteksi paling banyak di bagian supir.

Dan umumnya supir akan memiliki gerakan refleks untuk menghindari benturan, sehingga otomatis orang yang di belakang supir juga akan terhindar dari benturan langsung.

Sedangkan jika posisi di kursi tengah, karena di bagian depan tidak ada benda yang menghalangi, maka saat hentakan terjadi, tubuh kita tidak akan membentur bagian depan.

Halaman
123
Editor: alfred_dama
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help