PosKupang/

Angkutan Udara di Propinsi NTT Naik Peringkat

Inflasi di NTT sudah diumumkan BPS. Ini komoditas penyumbang inflasi terbesar di Propinsi NTT

Angkutan Udara di Propinsi NTT Naik Peringkat
Pos Kupang/Yeni Rachmawati
JUMPA PERS -- BPS NTT menggelar jumpa pers bulanan di aula rapat lantai II Kantor tersebut, Selasa (2/5/2017) 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Yeni Rachmawati

POS KUPANG. COM, KUPANG - Pada April 2017 komoditas angkutan udara menduduki urutan ketiga sebagai komoditas penyumbang inflasi.

Namun Maret 2017 komoditas penyumbang inflasi angkutan udara naik peringkat pertama dalam menyumbangkan inflasi terbesar di wilayah NTT.

Kepala BPS NTT, Ny Maritje Pattiwaellapia, ketika menggelar Jumpa Pers Bulanan terkait Inflasi, di Aula Kantor BPS NTT, Selasa (2/5/2017).

Kata dia, komoditas utama penyumbang inflasi baik di NTT, Kota Kupang dan Maumere yaitu angkutan udara.

Angkutan udara menyumbangkan inflasi di NTT sebesar 0,34 persen, kota Kupang 0,38 persen dan dan Kota Maumere 0,05 persen.

Maritje menjelaskan, untuk wilayah NTT setelah angkutan udara diikuti sayur kangkung; 0,16 persen, wortel 0,05 persen, tahu mentah 0,04 persen, pucuk labu; 0,03 persen dan diikuti komoditas lainnya.

Sedangkan di kota Kupang, setelah angkutan udara juga sama diikuti oleh komoditas kangkung, wortel, tahu mentah pucuk labu, diikuti komoditas lainnya.

Komoditas penyumbang inflasi di Maumere selain angkutan udara, diikuti ayam hidup, pisang, bawang, daging babi, tomat sayur dan lainya.

Lebih lanjut Ny Maritje menjelaskan di NTT komoditas yang menjadi penghambat inflasi yaitu ikan kembung -0, 10 persen, ekor kuning -0,08 persen, beras; -0,07 persen, cabai rawit; -0,06 persen, daging ayam ras; -0,05 persen, ikan tembang, cakalang, tomat sayur, semen dan daging ayam kampung.

Halaman
12
Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help