Wow! Polisi Terima Sebelas Pengaduan Soal Penggunaan Dana Desa di Manggarai Barat

Pemerintah pusat cukup banyak memberi dana ke desa. Terkadang dana itu disalahgunakan. Ini kata Wakapolres Manggarai Barat

Wow! Polisi Terima Sebelas Pengaduan Soal Penggunaan Dana Desa di Manggarai Barat
Pos Kupang/Servan Mammilianus
Para kepala desa di Labuan Bajo tengah mendengar pengarahan dari Wakapolres Manggarai Barat soal dana desa 

Laporan wartawan Pos Kupang, Servan Mammilianus

POS KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Wakil Kapolres (Wakapolres) Manggarai Barat (Mabar), Kompol I Ketut Wiyasa, mengingatkan kepada seratus lebih Kepala Desa (Kades) di kabupaten itu, untuk hati-hati mengelola dan menggunakan dana desa.

Selain itu, dia juga meminta agar penerbitan surat-surat kepemilikan tanah harus sesuai prosedur yang benar karena saat ini banyak konflik akibat persoalan tanah.

Wakapolres menyampaikan itu di hadapan para Kades yang mengikuti Rapat Kerja Pemerintahan Desa tingkat Kabupaten Mabar di aula Setda lantai satu kantor bupati setempat, Jumat (28/4/2017).

"Saya perlu sampaikan kepada para Kepala Desa bahwa Polres Manggarai Barat saat ini sudah mendapat sebelas laporan, berkaitan dengan informasi tentang adanya dugaan penyalahgunaan dana desa, sekarang masih dalam penyelidikan. Mari kita saling memberi informasi, saling mengingatkan agar fungsi hukum berjalan," kata Wiyasa.

Tentang persoalan lahan, dia meminta agar para Kades harus hati-hati dalam memberikan surat yang berkaitan dengan penerbitan sertifikat.

"Kita harus melakukan pencegahan terhadap konflik pertanahan," kata wiyasa.

Pihak kepolisian kata dia, terus melakukan pendampingan hingga ke desa dalam mencegah berbagai persoalan, termasuk yang berhubungan dengan dana desa.

Pengelolahan dana desa kata dia tidak boleh menjadi pemicu konflik di desa.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help