Mama Selfina Takoi Ratapi Jenasah Noberto Elu, Korban Kecelakaan di Jalan El Tari Kupang

Belasan keluarga dan kerabat Noberto Elu, korban lakalantas di Jalan El Tari Kupang berkumpul di Instalasi Pemulasaran Jenasah (IPJ) RSU Prof Dr WZ Jo

Mama Selfina Takoi Ratapi Jenasah Noberto Elu, Korban Kecelakaan di Jalan El Tari Kupang
Autoevoluton
Ilustrasi kecelakaan. 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Maksi Marho

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Belasan keluarga dan kerabat Noberto Elu, korban lakalantas di Jalan El Tari Kupang berkumpul di Instalasi Pemulasaran Jenasah (IPJ) RSU Prof Dr WZ Johannes Kupang, Selasa (25/4/2017) pagi.

Mereka berduka atas meninggalnya remaja berusia 17 tahun tersebut.

Diantara kerabat dan keluarga, salah satunya bernama Selfina Takoi. Sambil duduk dibangku bersama kerabat yang lain, Selfina Takoi tampak terus meneteskan air mata dan menangis.

Perempuan ini meratapi jasad Noberto Elu yang terbujur kaku dan masih dibaring di ruangan jenasah IPJ tersebut.

Saat ditanya wartawan pos kupang, Selfina Takoi mengatakan, dirinya adalah tetangga rumah korban di Kampung Siomati, Pariti Kabupaten Kupang.

"Noberto Elu adalah anak yang baik. Noberto mengalami kecelakaan lalu lintas saat mengendarai sepeda motor dan mengejar kakaknya yang sudah lebih dahulu mengguakan sepeda motor lainnya," kata Selfina Takoi sambil terisak-isak.

Kemungkinan, kata Selfina Takoi, saat sampai di bilangan Jalan El Tari Kupang, sepeda motor yang dikendarai korban malah menabrak sepeda motor yang dikendarai kakaknya. Mungkin karena memang sudah ajal sehingga korban menemui ajalnya.

"Kakaknya masih beri keterangan di kepolisian. Sementara mama kandungnya sedang dalam perjalanan dari Siomati-Pariti. Saya kebetulan tiba di Kupang tadi pagi dan langsung mendaapat berita kalau Noberto kecelakaan," kata Selfina Takoi.

Setelah kejadian lakalantas, korban kemudian dibawa ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU Prof Dr WZ Johannes Kupang.

Namun, karena mengalami cedera yang parah, akibatnya nyawa korban tak bisa diselamatkan. Korban akhirnya meninggal dunia dan dibawa ke ruangan IPJ RSU tersebut sekitar pukul 09.10 wita.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban mengalami luka di bagian dada dan memar di bagian kepala akibat benturan di aspal.

Meski dari luar tidak banyak luka namun korban mengalami kerusakan di organ dalam tubuhnya.*

Setelah dimandikan dan diberi formalin, korban kemudian dibawa keluarga ke Pariti.*

Penulis: maksi_marho
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved