PosKupang/

Hari Kartini

Simak Kiprah Tiga

film merupakan salah satu media yang sangat efektif dan menarik untuk memperkenalkan budaya. Ada banyak hal yang bisa diamati

Simak Kiprah Tiga
(DOK. LIVIANA)
Liviana Zheng, Juliana Wijaya, dan Desiana Pauli Sandjaja. 

Di awal perjuangannya, skenario Livi pernah ditolak 32 kali. Tapi Livi terus berjuang sampai film Brush with Danger diproduksi dan masuk seleksi nominasi piala Oscar.

Livi, penyandang gelar Master di bidang Film Production dari University of Southern California tersebut selalu berusaha untuk memasukan unsur Indonesia di setiap film yang digarapnya.

Di film terbarunya, Insight, ia memasukkan unsur pencak silat. Livi menggandeng Yayan Ruhian untuk berkolaborasi dengan penata laga Hollywood lainnya untuk mengkoreografi adegan laga. Proyek layar lebar bertema karapan sapi yang sedang digarap Livi ini akan syuting di Madura.

Livi juga merilis sebuah film berjudul LA's Gateway to Indonesia yang diproduksi bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia Los Angeles. Film ini menampilkan keindahan panorama Indonesia seperti Gunung Bromo, Bali, hingga suasana kabupaten Blitar yang terus berkembang sejak dibangunnya jalur lintas selatan.

Juliana Wijaya

Juliana Wijaya adalah seorang dosen yang mengajar bahasa dan kebudayaan Indonesia di UCLA. Ia meraih gelar PhD di bidang Applied Linguistics dari UCLA yang menduduki peringkat 2 di daftar Top Public Schools US News and World Report.

Juliana menemukan passion-nya mengajar bahasa dan budaya Indonesia ketika mendapat kesempatan melanjutkan program magister di Amerika Serikat.

Di situlah ia menyadari menariknya Bahasa Indonesia yang selalu berkembang dan mempunyai penutur yang jumlahnya sangat besar di dunia.

Juliana Wijaya
Juliana Wijaya ((DOK. LIVIANA))

Indonesia adalah negara dengan populasi terbesar ke-4 di dunia. Sumber daya alam dan manusia Indonesia sangat beragam.

Untuk berhubungan dengan Indonesia dan mengenal Indonesia lebih dalam, orang luar perlu mengerti bahasa dan budaya Indonesia. Karena itu Juliana terpanggil dan termotivasi untuk memperkenalkan dan memperjuangkan pelajaran bahasa dan budaya Indonesia di Amerika.

Halaman
1234
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help