Malaria Urutan Teratas 10 Penyakit di Lembata, Meski Trendnya Menurun

10 Jenis penyakit tersebut, di antaranya malaria disusul ISPA (infeksi saluran pernapasan atas), ISK, penyakit TB Paru, Hipertensi dan Bronchitis.

Malaria Urutan Teratas 10 Penyakit di Lembata, Meski Trendnya Menurun
Net
Nyamuk penyebar penyakit malaria

POS-KUPANG.COM, LEMBATA --- Malaria merupakan penyakit yang berada pada urutan paling atas dari 10 jenis penyakit yang paling banyak menyerang masyarakat di Kabupaten Lembata.

10 Jenis penyakit tersebut, di antaranya malaria disusul ISPA (infeksi saluran pernapasan atas), ISK, penyakit TB Paru, Hipertensi dan Bronchitis.

Hal ini diungkapkan pejabat yang mewakili Kepala Bidang (Kabid) Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata, Rosa Delima, di Hotel Olympic Lewoleba, Kamis (20/4/2017).

“Sampai dengan saat ini Lembata masih menjadi daerah endemis penyakit malaria. Ini harus kita ketahui bersama supaya bisa diambil langkah-langkah konkret untuk mengatasi masalah itu,” ujar Ros Delima.

Bila melihat trend penyakit malaria dalam lima tahun terakhir di Kabupaten Lembata, maka akan tampak menurunnya kasus yang terjadi di daerah itu.

Akan tetapi, sampai saat ini jumlah pasiennya masih mencapai ribuan orang.

Data yang diperoleh POS-KUPANG.COM di Lewoleba, Kamis (20/4/2017), menyebutkan pada tahun 2011 jumlah pasien yang diperiksa karena diduga terserang penyakit malaria, sebanyak 40.337 orang.

Setelah diperiksa, yang positip malaria sebanyak 22.167 orang. Tahun berikutnya, 2012, pasien yang diperiksa 43.711 orang dan positif malaria 20.768 pasien.

Tahun 2013, yang diperiksa 45.619 orang dan dari jumlah tersebut, yang positif malaria 17.885 orang. Tahun berikutnya 2014, yang diperiksa 35.130 pasien dan positif malaria 13.175 orang.

Tahun 2015, pasien yang diperisa karena diduga terserang malaria, sebanyak 30.288 orang, positif 9.225 orang dan pada tahun 2016, yang diperiksa sebanyak 30.256 pasien dan yang dinyatakan positif malaria 7.959 orang.

Dari data tersebut, pasien yang terserang penyakit malaria memang memperlihatkan penurunan yang cukup signifikan dalam dua tahun terakhir. Namun faktanya, masih ribuan warga yang menderita penyakit ini.(*)

Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help