PosKupang/

Polisi Amankan 353 Liter Sopi Kiser di Pelabuhan Tenau-Kupang, Pemiliknya Tidak Terduga

Minuman keras (Miras) lokal tersebut dibawa Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 49 dari Kiser, Provinsi Maluku.

Polisi Amankan 353 Liter Sopi Kiser di Pelabuhan Tenau-Kupang, Pemiliknya Tidak Terduga
pos kupang/alfons k nedabang
Polisi sedang memuat 353 liter sopi kiser ke atas mobil untuk diamankan sebagai barang bukti. 

POS KUPANG. COM, KUPANG - KP3 Laut Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), berhasil mengamankan 535 liter sopi Ambon, Selasa (18/4/2017) sekitar pukul 03.00 Wita, sebelum diedarkan ke masyarakat.

Minuman keras (Miras) lokal tersebut dibawa Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 49 dari Kiser, Provinsi Maluku.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon Cristanto, SH, M.Hum mengatakan saat penangkapan, KM Sabuk Nusantara 49 sedang berlabuh di pelabuhan Tenau Kupang.

Dia menyebut barang bukti sopi Ambon yang ditinggalkan oleh pemiliknya, yaitu terdiri dari 3 jeriken masing-masing berisi 35 liter, 10 jeriken dengan setiap jeriken berisi 25 liter dan 38 jeriken yang masing-masing jeriken berisi 5 liter.

"Operasi miras ini dalam rangka operasi Semana Santa 2017," jelas Anthon Cristanto kepada wartawan, Kamis (20/4) malam.

Dijelaskannya, operasi Miras oleh anggota KP3 Laut Tenau Polres Kupang Kota, yaitu Ipda Anas beserta lima anggota.

Puluhan jeriken berisi sopi kiser diamankan sebagai barang bukti.
Puluhan jeriken berisi sopi kiser diamankan sebagai barang bukti. (pos kupang/alfons nedabang)

Menurut Anthon Cristanto, polisi telah berkoordinasi dengan pihak kapal untuk mengetahui pemilik Miras, namun tidak ada yang mengakui sebagai pemilik sehingga barang bukti diamankan di kantor Polsubsektor KP3 Laut Pelabuhan Tenau Kupang.

Selanjutnya barang bukti digeser Satnarkoba dan Satsabhara ke Polres Kupang Kota untuk penanganan lebih lanjut.                    

Anthon Cristanto mengatakan pengiriman Miras jenis sopi sering dilakukan dengan menggunakan kapal laut tujuan Kupang dengan memanfaatkan kelengahan petugas.

Apabila dilakukan razia, para pemilik Miras tidak akan mengakuinya untuk hindari proses hukum.

Dia mengatakan, operasi rutin dilakukan untuk mencegah peredaran Miras di Kota Kupang.

"Apabila tidak dicegah dan tindak maka dapat berpengaruh terhadap angka kriminalitas maupun Laka Lantas di Kota Kupang," ujar Anthon Cristanto. (*)

 
 

Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help