PosKupang/

Kepala BI NTT Bilang Money Changer Perbatasan Tak Perlu Ada Modal Disetor

Bagi pelaku usaha yang ingin mengajukan izin sebagai money changer di daerah perbatasan diberikan kemudahan.

Kepala BI NTT Bilang Money Changer Perbatasan Tak Perlu Ada Modal Disetor
POS KUPANG /OBY LEWANMERU
Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT,Naek Tigor Sinaga dan Direktur Umum Bank NTT,Adrianus Ceme saat tiba di Bandara Tambolaka,Selasa (10/1/2017). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Yeni Rachmawati

POS KUPANG, COM, KUPANG -- Bagi pelaku usaha yang ingin mengajukan izin sebagai money changer di daerah perbatasan diberikan kemudahan.

Diantaranya usaha tersebut berbadan hukum atau tidak berbadan hukum.

Kepala Kantor Perwakilan BI NTT, Naek Tigor Sinaga, ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (19/4/2017), menyampaikan berbadan usaha pun bisa mengajukan izin. Tidak perlu modal disetor, melengkapi berbagai berkas, SITU, SIUP dan harus memiliki lokasi usaha.

Tigor mengatakan di Atambua dan Malaka terdapat 14 money changer yang tak mengantongi izin.

Namun angka tersebut belum final, karena totalnya bisa lebih dari 14.

"Belum lagi potensi- potensi di perbatasan seperti Malaka yang banyak per orangan. Karena susah mendeteksi orang per orangan yang menyediakan jasa penukaran dollar. Ada Polisi di Malaka juga sudah mengajukan izin untuk money changer. Kami meminta agar beliau mengimbau orang per orangan ilegal untuk mengajukan izin," ujarnya.

Terkait 90 money changer yang dinyatakan ilegal di NTT, Tigor menanggapi belum mengetahui jumlah tersebut.

Menurutnya, berdasarkan data jumlah money changer ilegal tidak sampai 90, namun ada potensi ke arah sana.

"Sampai puluhan mungkin tapi tidak sampai 90. Potensi lebih banyak di Atambua. Karena enam sampai tujuh juta dollar ada di Atambua, yang bersumber dari pembelanjaan kebutuhan pokok," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help