PosKupang/

Pembunuhan Sadis Satu Keluarga

Sudah Membunuh Suherman, Andi Lala Eksekusi Riyanto Usai Dicekoki Sabu-sabu

Sebelum membunuh Riyanto sekeluarga, ternyata Andi Lala pernah membunuh sahabatnya sendiri tahun 2015.

Sudah Membunuh Suherman, Andi Lala Eksekusi Riyanto Usai Dicekoki Sabu-sabu
tribun medan
Polisi menggiring Andi Lala tersangka pembunuhan satu keluarga di Medan. 

POS KUPANG. COM, MEDAN - Sebelum melakukan pembunuhan berencana terhadap Riyanto dan keluarganya, Andi Lala menggunakan narkoba jenis sabu-sabu bersama Roni dan Andi Syahputra, tersangka lainnya.

"Sebelum membunuh mereka gunakan sabu-sabu. Dan Andi Lala memang berencana membawa sabu-sabu ke rumah korban (Riyanto). Agar lengah," ujar Kapolda Sumut, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel di Aula Tribata, Senin (17/4/2017).

Ia menambahkan, saat Riyanto lengah usai gunakan sabu-sabu bersama, dua tersangka lainnya Roni (21) dan Andi Syahputra (27) masuk ke dalam rumah.

"Setelah korban (Riyanto) lengah sesudah menggunakan sabu, proses pembunuhan dilakukan. Jadi pembunuhan itu sekitar pukul 00.30 hingga pukul 01.30 WIB, para pelaku pun dengan sadis mengeksekusi para korbannya," katanya.

Petugas gabungan Polda Sumut, Polda Riau, dan Polres Indragiri Hilir, menangkap Andi Lala, dalang pembunuhan satu keluarga, di sebuah rumah keluarganya di Jalan Lintas Rengat/Tembilahan, Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempes, Kabupaten Indragiri Hilir, Sabtu (15/4/2017).
Petugas gabungan Polda Sumut, Polda Riau, dan Polres Indragiri Hilir, menangkap Andi Lala, dalang pembunuhan satu keluarga, di sebuah rumah keluarganya di Jalan Lintas Rengat/Tembilahan, Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempes, Kabupaten Indragiri Hilir, Sabtu (15/4/2017). (Tribun Medan/Istimewa)

Usai membunuh, Andi Lala membawa berbagai barang dari rumah Riyanto. Seperti handphone, laptop dan uang tunai serta sepeda motor.

Tidak hanya itu, satu penadah barang curian juga sudah diamankan polisi.

Menurutnya, Andi Lala merupakan otak pembunuhan berencana yang menewaskan satu keluarga terdiri Riyanto (40) kepala keluarga, Sri Ariyani (35) istri, Naya (13), Gilang (8) dan Sumarni (60) mertua Riyanto.

Pembunuhan lima orang sekeluarga sudah direncanakan sejak Jumat (7/4/2017).

Andi Lala menggadaikan sepeda motornya untuk membeli besi berukuran 60 sentimeter, sabu-sabu dan rental mobil.

"Jadi Andi Lala sudah dua kali melakukan pembunuhan berencana. Kami berharap tidak ada lagi kasus serupa di Sumatera Utara ini," ungkapnya.

Halaman
123
Penulis: agustinus_sape
Editor: agustinus_sape
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help