PosKupang/

Ini Yang Dialami Tubuh Saat Adrenalin Meningkat

Saat adrenalin kita meningkat maka ada saja hal-hal menarik bisa saja terjadi pada tubuh anda

Ini Yang Dialami Tubuh Saat Adrenalin Meningkat
Dok. Taupo Bungy
Bungy Jumping di Sungai Waikato, Taupo, Selandia Baru.(Dok. Taupo Bungy) 

POS KUPANG.COM - Pernahkah Anda mengalami gelombang energi yang besar saat menghadapi sesuatu yang mendebarkan atau berbahaya? Inilah yang terjadi di dalam tubuh ketika hormon adrenalin kita memuncak.

Lonjakan adrenalin adalah aktivitasi yang intens pada sistem saraf pusat yang disebabkan oleh dilepaskannya hormon adrenalin oleh kelenjar adrenal.

Ketika adrenalin meningkat pesat, hal-hal yang menakjubkan bisa saja terjadi. Misalnya saja ada yang mampu mengangkat mobil untuk menyelamatkan korban yang terjepit di bawahnya padahal orang tersebut bertubuh kurus.

Menurut Dr.Marla W.Deibler, lonjakan adrenalin dipicu oleh sesuatu yang kita anggap sebagai ancaman. Namun, hal itu tidak selalu berarti situasi yang menakutkan. Bisa saja situasi tersebut berupa hal yang menakutkan, membuat stres, atau membuat kita sangat senang.

"Saat kita menghadapi stressor, otak akan menilai situasi tersebut. Jika otak menafsirkannya sebagai ancaman, sistem saraf pusat simpatik akan diaktifkan," kata Deibler.

Sebagai contoh, saat kita sedang berjalan-jalan di kompleks rumah dan mendadak ada anjing menggonggong kencang, bagian hipotalamus otak akan menghidupkan alaram di tubuh.

Alarm tersebut seketika memacu kelenjar adrenal yang terletak di atas ginjal, untuk melepaskan set hormon seperti adrenalin, noradrenalin, dan kortisol.

Efek dari hormon-hormon tersebut akan dirasakan di seluruh tubuh, termasuk otak. Hal ini disebut juga dengan respon melawan atau tinggalkan (fight or flight).

"Pada dasarnya tujuan dari respon itu adalah menyiapkan tubuh dan pikiran untuk melawan atau melarikan diri dari bahaya itu," katanya.

Saat hormon-hormon itu meningkat, tubuh juga akan kehilangan sensasi sakit lokal. Misalnya saja jika saat itu Anda mengalami patah tulang, Anda tak akan langsung merasakan sakitnya karena tubuh melindungi kita dari rasa nyerinya.

Halaman
12
Editor: marsel_ali
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help