Berita Flores Lembata

Diduga Bayi yang Dibuang Warga, Polisi Bongkar Kuburan Plastik Berdarah

Sebuah bungkusan plastik yang penuh darah yang diduga berisi bayi ditemukan Yohanes Mampu di pinggiran kali Wae Laku

Diduga Bayi yang Dibuang Warga, Polisi Bongkar Kuburan Plastik Berdarah
pos kupang/robert ropo
Kanit Reskrim Polsek Borong, Iptu Gabriel M.Taek bersama warga dan anggota sedang mengali kuburan bungkusan plastik, Rabu (12/4/2017). Inzet: kuburan berisi bungkusan plastik. 

POS KUPANG. COM, BORONG --Sebuah bungkusan plastik yang penuh darah yang diduga berisi bayi ditemukan Yohanes Mampu di pinggiran kali Wae Laku tepatnya di persawahan Mongkol, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Selasa (11/4/2017) siang sekitar pukul 13.00 Wita.

Namun Yohanes Mampu bersama Hendrikus Lampur dan Kanisius Adol menguburkan bungkusan plastik itu di bantaran kali Wae Laku dan pada permukaan kuburan diletakkan batu.

Namun warga lainya, Alosius Sani yang sempat melihat kuburan menginformasi kepada warga lainya yang selanjutnya ada warga yang lapor ke Polsek Borong, Rabu (12/4/2017).

Kubur bungkusan plastik
Kubur bungkusan plastik (pos kupang/robert ropo)

Mendapat laporan itu, aparat kepolisian dari Polsek Borong yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Borong, Iptu Gabriel M.Taek bersama Kanit Intel Polsek Borong, Ipda Galus Keko menuju tempat kejadian perkara (TKP).

Disaksikan Kades Golo Kantar, Anselmus Noe Nuhung, polisi bersama warga mengali kubur itu, ternyata dalam isi plastik itu ditemukan sebuah bantal dan sejumlah pembalut wanita yang penuh darah. Peristiwa itu menghebohkan warga setempat.

Kanit Reskrim Polsek Borong, Iptu. Gabriel M. Taek menegaskan bahwa dari hasil penyelidikan bahwa bungkusan plastik yang dikuburkan oleh para saksi itu bukan orok bayi.

"Jadi plastik yang mereka kuburkan itu bukan berisi orok bayi sekali lagi saya tegaskan bukan orok bayi.
Setelah kita gali kita periksa itu hanya berisi bantal dan pembalut yang penuh bercak darah.

Bercak darah ini mungkin karena orang keguguran, haid berlebihan atau pun karena darah lainya. Sehingga kita kuburkan kembali untuk kita amankan",jelas Gabriel.

Kanit Reskrim Polsek Borong, Iptu Gabriel M.Taek bersama warga dan anggota sedang mengali kuburan bungkusan plastik, Rabu (12/4/2017)
Kanit Reskrim Polsek Borong, Iptu Gabriel M.Taek bersama warga dan anggota sedang mengali kuburan bungkusan plastik, Rabu (12/4/2017) (pos kupang/robert ropo)

Saksi yang menemukan bungkusan plastik itu, Yohanes Mampu ketika ditemui Pos Kupang di TKP, Rabu (12/4/2017) menuturkan, bahwa pada hari Selasa (11/4/2017) siang ia menemukan bungkusan plastik itu.

"Jadi pak kami hanya mau selamatkan plastik ini saja karena penuh darah yang masih baru, kemudian kami kuburkan. Saya temukan pas tersangkut di air kali ini, kemudian saya ambil dan bersama mereka dua kami kuburkan," kata Mampu. (*)

Baca selengkapnya di Pos Kupang edisi cetak, Kamis (13/4/2017).

Penulis: Robert Ropo
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved