PosKupang/

Bandara Identik dengan Teknologi, Perlu Sosialisasi dan Edukasi tentang E-Money

Pencanangan kawasan non tunai menindaklanjuti perintah Presiden RI bahwa bangsa Indonesia sudah harus melaksanakan pembayaran non tunai.

Bandara Identik dengan Teknologi, Perlu Sosialisasi dan Edukasi tentang E-Money
pos kupang/yeni rahmawati tohri
Pintu masuk Bandara El Tari Kupang. Inzet: GM Angkasa Pura Kupang,Wahyudi. 

Laporan Wartawan Pos Kupang,  Yeni Rachmawati

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Bandara El Tari telah dicanangkan sebagai Kawasan non Tunai.

Pencanangan kawasan non tunai adalah menindaklanjuti perintah Presiden RI bahwa bangsa Indonesia sudah harus melaksanakan pembayaran non tunai dan arahan Gubernur terkait implementasi arah presiden.

General Manager AP I Bandara El Tari,  Wahyudi ketika ditemui di ruang kerjanya,  Selasa (11/4/2017), mengatakan Bandara El Tari bekerja sama dengan Bank Indonesia dan Bank Mandiri terkait daerah mana yang pantas jadi kawasan non tunai.

"Dimulai dari bandara yang identik dengan teknologi tentang kemewahan dan kemajuan sehingga dipandang pantas untuk menjadi kawasan non tunai. Untuk saat ini diberlakukan dengan pembayaran parkir di airport, ke depan akan diusahakan seluruh aktifitas resto dan tenan-tenan yang menggunakan non tunai," katanya.

Bandara El Tari dipilih sebagai kawasan non tunai,  Selasa (11/4/2017).
Bandara El Tari dipilih sebagai kawasan non tunai, Selasa (11/4/2017). (pos kupang/yeni rahmawati tohri)

Butuh sosialisasi

Kawasan non tunai Bandara El Tari dengan menggunakan e-money Bank Mandiri ini perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi. Karena tidak semua masyarakat nyaman dengan non tunai. Padahal dengan sistem non tunai sangat bagus ditentukan oleh masyarakat.

"Kalau belanja Rp 1.917 kan kembaliannya susah. Masyarakat harus siap dengan perubahan, mau tidak mau bangsa kita sudah berpendidikan. Masyarakat NTT bangga menjadi pelopor di wilayah timur menggunakan e- money. Kalau terjadi pada semua transaksi menggunakan e money luar biasa lagi. Kami lebih senang di kawasan bandara menggunakan non tunai," ujarny GM AP I Bandara El Tari, Wahyudi ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (11/4/2017).

Wahyudi mengatakan akan membuat program dengan BI dan Bank Mandiri untuk melakukan sosialisasi dan edukasi. "Memang masih sedikit tapi kalau tidak digerakan kapan lagi,

Kartu e-money yang nerbitkan bank mandiri tapi ke depan mengajak bank-bank yang ada di NTT bisa dapat berkontribusi, sehingga mereka bisa juga berpartisipasi, " katanya.

 GM AP I Bandara El Tari,  Wahyudi.
GM AP I Bandara El Tari, Wahyudi. (pos kupang/yeni rahmawati tohri)

Sebagaimana disaksikan wartawan Selasa (11/4/2017), banner dan baliho dari e-money telah terpasang di area masuk halaman bandara. Pada loket karcis keluar bandara banner pada bagian atas atap karcis tertulis "Bayar Parkir Tinggal Tempel". Mesin e-money tertempel di loket tengah.

Beberapa pengendara baik mobil dan motor masih membayar karcis parkir dengan menggunakan uang tunai.

Salah satu petugas karcis mengatakan sejak kemarin belum ada masyarakat yang membayar parkir menggunakan e-money.

Bandara yang menggunakan sistem e-money yaitu Soekarna-Hatta. Bila sistem tersebut bisa berjalan dengan baik di Bandara El Tari maka ini hal yang luar biasa. Awalnya memang sulit tapi kalau sudah berjalan, akhirnya lebih simpel.(*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help