PosKupang/

Di Bawah Pengaruh Alkohol, Nanda Perkosa Kakak Angkat

Seorang pemuda bejat, Nanda (23), dibekuk aparat Polresta Depok di rumahnya di kawasan Sukatani, Kota Depok, Sabtu (8/4/2017).

Di Bawah Pengaruh Alkohol, Nanda Perkosa Kakak Angkat
SHUTTERSTOCK.COM
Ilustrasi 

POS KUPANG.COM, DEPOK -- Seorang pemuda bejat, Nanda (23), dibekuk aparat Polresta Depok di rumahnya di kawasan Sukatani, Kota Depok, Sabtu (8/4/2017).

Nanda dilketahui sudah memperkosa kakak angkatnya pada 13 Februari lalu, di rumahnya itu di Sukatani, Depok tersebut di bawah pengaruh alkohol.

Sejak memperkosa kakak angkatnya dan tahu dirinya dilaporkan ke polisi, Nanda kabur dari rumahnya.
Saat ia kembali ke rumahnya Sabtu (8/4/2017), Nanda langsung dibekuk polisi.

Hal itu dikatakan Kasubag Humas Polresta Depok AKP Firdaus, Senin (10/4/2017).

Firdaus menjelaskan, pihaknya menerima laporan korban, sesaat setelah kejadian 13 Februari lalu.
"Kami kejar pelaku cukup lama, dan tertangkap kemarin saat pulang ke rumahnya," kata Firdaus.

Ia mengatakan, dari laporan korban, pemerkosaan berawal, saat korban datang ke rumah Nanda yang dianggapnya adik angkat, pada 12 Februari lalu.

Saat itu, korban dalam keadaan sedih karena mengalami masalah keluarga. "Karenanya, pelaku mempersilahkan korban tinggal sementara di rumahnya sampai mendapat kontrakan," kata Firdaus.

Korban, katanya, diperbolehkan tidur di kamar di lantai atas yang ditunjukkan tersangka. Firdaus menuturkan saat itu, pelaku Nanda, keluar rumah dan kembali lagi ke rumahnya dengan bersama beberapa temannya dan membawa sejumlah minuman keras.

"Sekira pukul 05.00 teman-teman pelaku pulang. Dalam pengaruh minuman keras, pelaku mengaku timbul gairah terhadap DSH, kakak angkatnya," kata Firdaus.

Karenanya, Nanda langsung masuk ke kamar korban dan memeluk DSH yang sedang tertidur, korban pun terbangun karena kaget. Ia berusaha menolak dan menyadarkan Nanda. Namun, Nanda makin beringas, hinggas menindih dan berhasil menyetubuhi korban.

Saat Nanda tengah menyetubuhi kakaknya selama dua menit, seorang teman Nanda kembali ke rumah dan mengetuk pintu rumah untuk mengambil barangnya yang tertinggal. Nanda pun menghentikan aksinya sesaat dan menemui rekannya.

Saat Nanda ke bawah untuk membukakan pintu bagi temannya, DSH kabur melalui pintu belakang dan melapor ke kantor polisi. 

Dari laporan DSH, aparat Polresta Depok melakukan penyelidikan dan mencoba menangkap Nanda.
Namun, sejak itu, Nanda kabur dan tak kembali rumahnya di Sukatani, Cimanggis.

"Pelaku akhirnya kembali ke rumahnya Sabtu dan langsung kami tangkap," kata Firdaus.

Atas perbuatannya, Nanda dijerat Pasal 285 KUHP tentang Pemerkosaan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (Budi Malau)

Editor: alfred_dama
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help