PosKupang/

Wisata Pulau Sumba: Dari Kampung Tradisional Hingga Hotel Terbaik Dunia

Sumba, pulau savana di sebelah barat Kota Kupang, ibukota Provinsi NTT, menyimpan keindahan dan keunikan menawan rupa.

Wisata Pulau Sumba: Dari Kampung Tradisional Hingga Hotel Terbaik Dunia
pos kupang/gerardus manyella
Putri pariwisata, Karina Nadila Niab (kanan) bersama Ibu Ketua TP-PKK Sumba Barat Data, Ny. Ratu Wulla Talu (kiri) saat berada di Hotel Nihiwatu.

POS KUPANG. COM - Sumba, pulau padang savana di sebelah barat Kota Kupang, ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur, menyimpan keindahan dan keunikan menawan rupa.

Di pulau ini, kita menyaksikan kehidupan masyarakat masih mempertahankan kampung-kampung tradisional dan kulturnya yang masih asli.
Di sana ada wula po'du, nyale dan pasola.

Di Pualku Sumba kita dapat menikmati panorama kampung tradisional dengan rumah alang berlantai tiga.

Baca: Duduk di Bawah Kolong Jembatan Raksasa, Sepasang Muda-mudi Terjebak Banjir, Fotonya Jadi Viral

Lantai dasar sebagai tempat ternak peliharaan, tingkat kedua tempat kehidupan manusia dan lantai tiga tempat lumbung pangan.

Batu kubur dengan megalitiknya, ringkikan kuda di padang savana, hilir mudik kerbau bersama gembalanya di pagi hendak ke padang dan sore menjelang malam kembali ke kandang dan masih banyak keunikan lainnya.

Kampung adat Tarung di Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat, obyek wisata yang ramai dikunjungi wisatawan.
Kampung adat Tarung di Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat, obyek wisata yang ramai dikunjungi wisatawan. (pos kupang/gerardus manyella)

Di pulau para rato ini, kita juga bisa menmukan burung langka di kawasan Taman Nasional (TN) Manupeu Tanah Daru dan Laiwangi Wanggameti (Mata Lawa).

Anda akan mendapatkan kepuasan batin jika sehari, dua hari bahkan sepekan menjelajahi Pulau Sumba.

Jika Anda ke Sumba Timur, Anda akan menikmati panorama Kampung Adat di Prailiu, tenun ikat terpanjang dan menggunakan bahan alami.

Baca: Jembatan Bokong Ambruk, Jalan Timor Raya Lumpuh, Inilah Riwayatnya Puluhan Tahun Lalu

Halaman
1234
Penulis: Gerardus Manyela
Editor: agustinus_sape
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help