Home »

Video

Berita Kota Kupang

VIDEO: Wahyudi : Target Premium 85 persen

Pada penghujung tahun 2016 volume premium menurun menjadi 96 persen, pertamax dan pertalite naik masing-masing 2 persen.

Laporan Wartawan Pos Kupang, Yeni Rachmawati

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Jenis BBM ada premium, pertamax dan pertalite. Pada awal tahun 2016 volumen premium : 98 persen, pertamax : 1,4 persen dan pertalite : 0,5 persen.

Pertalite di awal tahun 2016 hanya di Flores dan di tiga SPBU.

Pada penghujung tahun 2016 volume premium menurun menjadi 96 persen, pertamax dan pertalite naik masing-masing 2 persen.

Sedangkan per 31 Maret 2017, Sales Executive Retail Pertamina NTT, , Rabu (5/4/2017), menjelaskan volume premium kembali turun 92, 9 persen, pertamax naik 2,3 persen dan pertalite 4,8 persen.

"Selain harga yang lebih terjangkau pertalite angka okta 90 yang menjawab keinginan konsumen yang selama satu tahun atau satu bulan selingi beli pertamax atau membeli campur. Ada pertalite tidak perlu beli campur," katanya.

Tidak hanya SPBU yang bertambah menyediakan pertalite, depot juga bertambah.

Mulai Oktober 2016 ada Depot Atapupu untuk menyuplai satu Pulau Timor.

Lanjutnya, Depot Reo mulai Januari 2017 untuk mensuplai Manggarai Timur, Manggarai Barat, Manggarai dan Bajawa.

Selama ini disuplai oleh Maumere tapi sudah disuplai oleh Reo agar meringankan dan mempercepat penyaluran pertalite ke SPBU-SPBU.

Dalam waktu dekat ada Depot Tenau dan Depot Waingapu. Khusus Depot Tenau sudah ada pertamax dan lainnya, tapi belum ada pertalite karena disuplai dari Atapupu.

"Kita harus mempertimbangkan dengan jeli kalau ingin menambah SPBU karena depotnya jauh. Dengan adanya depot tenau kita bisa ekspansi dari jumlah SPBU dan peningkatan penjualan bisa drasti. Depot-depot ini akan menyediakan pertalite. Kita masih mengkaji lebih dalam depot Kalabahi dan larantuka karena mempunyai sarana dan prasarana terbahas," tuturnya.

Ada 25 SPBU di NTT yang menyediakan pertalite terdiri dari 14 SPBU di kota Kupang dan 11 SPBU pulau Flores dari total 68 SPBU.

Ini berarti masih dalam persentase 37 persen.

Rencananya semua SPBU yang terdapat suplai poin yang dapat dijangkau Pulau Timor dan Flores diestimasikan komposisi SPBU naik di angka 75 persen. Targetnya volume premium 85 persen di NTT, sisanya beralih ke pertalite dan pertamax. (*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help