Ingin Fantasi Seks Boleh Saja, Tapi Ingat Jangan Kebablasan

Fantasi seksual jadi pembakar libido di saat ranjang terasa jenuh. Sebagian orang memang berhasil “on” berkat khayalan seksual. Tapi hati-hati, berfan

Ingin Fantasi Seks Boleh Saja, Tapi Ingat  Jangan Kebablasan
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

POS KUPANG.COM -- Fantasi seksual jadi pembakar libido di saat ranjang terasa jenuh. Sebagian orang memang berhasil “on” berkat khayalan seksual. Tapi hati-hati, berfantasi seks boleh-boleh saja, asal jangan kebablasan. Berikut ini rambu-rambunya.

Fantasi sehat

Fantasi dibutuhkan hanya untuk meningkatkan gairah
Ingatlah keindahan wajah dan tubuh pasangan saat pertama berkenalan atau berkencan. Biarkan pikiran kita dibakar fantasi, hingga gairah seks melumat kita.
Boleh-boleh saja isi benak kita dengan sosok bintang sinetron atau figur publik. Bercintalah “dengannya” sehebat yang kita mau. Tapi, jangan sampai kebablasan.

Fantasi tak sehat

Fantasi jangan dijadikan obsesi, sehingga hanya fantasi yang bisa menggugah libido setiap kali berhubungan seks.
Berfantasi homoseksual ataupun sadomasokis akan merangsang niat untuk mewujudkannya. Dikhawatirkan bakal memupuk naluri penyimpangan seks.
Tak bisa membedakan lagi mana fantasi, mana kenyataan.
Nah, ini merangsang fantasi pasangan

Kenakan pakaian dalam yang tipis menerawang, boleh juga dengan warna merangsang.
Kupas pakaiannya perlahan, satu demi satu.
Biarkan jemari kita bertualang terhadap pasangan, dengan usapan atau rabaan pada daerah erotis.
Bisikkan pujian dengan muatan emosi.
Seks oral bisa menstimulasi dan menyulut fantasi.
Komunikasi aktif, setepah mampu memahami, mengerti, dan menerima pasangan apa adanya akan menyadarkan diri kita saat hampir terpeleset ke dalam dunia fantasi dan meninggalkan dunia nyata selamanya. Tapi yang jelas, berfantasi seks boleh-boleh saja, asal jangan kebablasan. Kenapa tak dicoba? (healthy sexual life/Intisari)

Editor: Alfred Dama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help