VIDEO: Satpol PP Berantas Pencurian Ternak di Sumba Timur dengan Menutup Dua Pintu Keluar

Bendung pencuri ternak, Pemkab Sumba Timur, melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), akan ‘menutup’ dua pintu keluar daerah itu.

Laporan Wartawan Pos Kupang, John Taena

POS KUPANG.COM,WAINGAPU—Selain melakukan operasi padang dengan melibatkan TNI, POLRI dan Kejaksaan Negeri, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Timur, melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), akan ‘menutup’ dua pintu keluar daerah itu.

Berdasarkan pengalaman yang terjadi selama ini, rata-rata setiap tahun terdapat ribuan ekor ternak kuda, kerbau dan sapi sumba ongole warga Sumba Timur yang hilang dicuri. Ribuan ternak hasil curian dari daerah itu, diduga keluar ke daerah lain melalui dua pintu.

Kedua pintu yang berbetasan langsung dengan kabupaten tetangga masing-masing berlokasi di Kecamatan Lewa dan Haharu, Sumba Timur. Pihak pemerintah setempat, melalui Satpol PP akan lebih memperketat pengawasan di ke dua pintu keluar daerah itu.

“Selain operasi padang bersama lintas sektor, kita juga sudah mulai memperketat pengawasan di wilayah perbatasan ke luar daerah,” demikian Kepala Satpol PP Sumba Timur, Yohanes Pama, kepada Pos Kupang.com, di ruang kerjanya, Senin (3/4/2017).

Lebih lanjut dia mengatakan, “Pintu keluarnya itu kan di Kecamatan Lewa dan Kecanatan Haharu. Sekarang sudah anggota kita yang siaga setiap saat di pos jaga ke dua pintu itu. jadi setiap ternak yang mau keluar daerah akan diawasi dengan ketat. ”

Perlu diketahui Sumba Timur sebagai salah satu gudang ternak di Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), selama ini rawan terhadap pencurian ternak. Hal ini membuat para pemilik ternak di daerah kehilangan ribuan ekor kuda, kerbau dan sapi Sumba ongole setiap tahun.(*)

Penulis: John Taena
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help