Ini Yang Ditemukan! Saat Perempuan Berjilbab ini Ditangkap di Bandara Ngurah Rai

Uniknya, sabu yang dibawanya disimpan di balik jilbab yang dikenakannya.

Ini Yang Ditemukan! Saat Perempuan Berjilbab ini Ditangkap di Bandara Ngurah Rai
NET
Ilustrasi 

POS KUPANG.COM, DENPASAR -- Wanita asal Sumatera Utara, Noermala Wati (42) diamankan petugas BNNP Bali di Terminal Kedatangan Domestik, Bandara Ngurah Rai, Kuta setelah menyelundupkan sabu seberat 506,47 gram.

Uniknya, sabu yang dibawanya disimpan di balik jilbab yang dikenakannya.

Kepala BNNP Bali, Brigjen Pol Putu Gede Suastawa menyatakan keberhasilan menggagalkan penyelundupan sabu ini bermula saat pelaku tiba di Bali dengan pesawat Lion Air JT 926 Seat No. 18F pada Rabu (29/3/2017) sekitar pukul 20.45 Wita dari Batam, Kepulauan Riau.

Saat tiba, pelaku terdeteksi membawa barang yang mencurigakan.

"Dalam pemeriksaan di Terminal Kedatangan, terdeteksi pelaku membawa barang yang mencurigakan terutama pada bagian kepalanya. Dari sana dilakukan penggeledahan," ucapnya di Kantor BNNP Bali, Denpasar, Senin (3/4/2017).

Hasilnya, paket sabu setengah kilo ini dikemas dalam kain bahan dari kaus warna abu yang sudah dimodifikasi dan ditaruh di atas kepala kemudian ditutup menggunakan jilbab.

Berdasarkan pengakuannya, ibu tiga anak ini sudah 2 kali menjadi kurir narkoba.

Namun pada aksi sebelumnya, ia hanya standby menunggu barang haram itu di sebuah hotel, tempatnya menginap di Bali.

Brigjen Suastawa menambahkan, berdasarkan hasil tes urine, pelaku bukan seorang pengguna.

"Tes urinenya negatif, pelaku bukan pengguna," tegasnya.

Ia mengatakan pelaku nekat membawa sabu lantaran faktor ekonomi.

Biasanya, ia mendapatkan uang sebesar Rp 5 juta sebagai kurir narkoba serta bonus hingga mencapai Rp 8 juta setiap mengirim narkoba.

Mantan Direktur Binmas Polda Bali ini mengaku akan melakukan pengembangan terkait pengungkapan kasus ini.

Sementara itu, ia mengatakan calon pembeli barang ini masih belum diketahui karena pelaku juga tidak mengenali identitas pembeli barang yang dibawanya.

"Begitu ditangkap, jaringannya langsung terputus. Pelaku juga tidak tahu siapa pembelinya," ucapnya. (Tribun Bali.Com)

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved