PosKupang/

Karina Nadila Niab Runner Up II PPI 2017, Jangan Takut Bermimpi Besar

Putri NTT, Karina Nadila yang mengikuti menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang paling bergengsi Pemilihan Putri Indonesia 2017 di Jakarta, Jumat

Karina Nadila Niab Runner Up II PPI 2017, Jangan Takut Bermimpi Besar
Karina Nadila 

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Putri NTT, Karina Nadila yang mengikuti menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang paling bergengsi Pemilihan Putri Indonesia 2017 di Jakarta, Jumat (31/3/2017). Karina berhasil menyabet Putri Kepulauan Bali dan Nusra, Runner Up II dan yang sekaligus diberikan kepercayaan menjadi Putri Pariwisata.

Karina yang dihubungi Pos Kupang via telepon, Sabtu (31/3/2017), mengungkapkan perasaan senangnya atas hasil yang diperoleh. "Aku senang sekali, bersyukur diberi kesempatan. NTT akhirnya menang salah satu mahkota borobudur di ajang paling menakjubkan di Indonesia. Anak-anak NTT jangan takut untuk bermimpi besar," tuturnya.

Nadila Karina
Nadila Karina (Net)

Dengan perolehan yang diraihnya, Karina selalu bilang mengenai NTT, dirinya memang fokus untuk pendidikan anak kedalaman dan human trafficking. "Jadi mungkin kalau misalnya aku nggak bertugas, ada waktu buat pulang ke sana pengen main. Akukan suka ikut seribu guru. Seribu itukan sering di NTT. Bisa gabung sama mereka mungkin ikut penyuluhan dengan komunitas jeruk sumba untuk human trafficking," ungkapnya.

Jujur, kata Karina, ada yang bilang Menteri Pariwisata berharap dirinya menjadi Putri Pariwisata karena NTT lagi berkembang. Tapi sekarang Karina sudah ditugaskan menjadi Putri Pariwisata dalam ajang Putri Indonesia.

Tentunya ia juga lebih mempromosikan wisata NTT tapi tidak bisa untuk NTT semuanya, karena harus mempromosikan pariwisata se-Indonesia.

Karina memberikan dorongan kepada anak muda NTT. Ia mengatakan sebenarnya jangan takut buat punya bermimpi besar. "Dari kecil aku selalu diajarkan orangtua seperti itu. Kalau punya mimpi besar kita akan punya usaha besar. Masalah akhirnya seperti apa itu belakangan dengan mimpi besar pasti akan punya niat kuat mencapai tujuan untuk mencapai mimpi kita. Itu yang penting harus, berani nekad mencoba hal yang baru, kalau misalnya yang kita inginkan belum takut itu berarti itu mimpi
belum besar," ujarnya.

Ketika disinggung mengenai kesalahan master of cereomony Choky Sitohang dan Zivanya Letisha yang mengumumkan Runner Up II serta kekecawaan masyarakat NTT, Karina menyampaikan semua yang didapat sesuai porsi masing-masing. Sebab juri sudah tau yang terbaik, jadi tidak usah dipermasalahkan karena mereka juga pasti menempatkan dirinya melenggang di tiga besar. Sebab mereka tahu kemampuan dirinya.

"Apapun keputusannya sekarang itu yang terbaik harus terima dengan lapang dada. Jujur saya sendiri nggak kecewa kok. Saya, semua pasti mau juara satu. Saya bawa NTT ke Indonesia, saya bawa Indonesia ke internasional. Tetap saja orang tahu saya dari NTT. Yang penting NTT udah bisa ke internasional. Saya sudah punya bayangan menang juara satu, karena kalau nggak begitu, saya nggaj punya usaha buat jadi konsisten selama dalam karantina. Walaupun kita nggak tahu hasilnya bagaimana kita harus punya selalu bayangan berada di paling atas. Jadi kita usahanya stabil terus," tuturnya.

Ia juga membagi kiat-kiat sehingga bisa sampai di tiga besar, lanjutnya persiapannya cukup matang. Selama satu tahun ke belakang dirinya ikut beauty camp, latihan cat walk, latihan berbicara di depan publik, latihan menjawab pertanyaan. Selama karantina juga dirinya menjaga ettitude tetap jadi diri sendiri tapi semunya lebih dikontrol. Ia harus ramah kepada semua orang dan rendah hati. (yen)

Promosikan Pariwisata NTT
TAMPILNYA Karina Nadila Niab sebagai Runner up II Putri Indonesia 2017 mewakili Provinsi NTT akan menjadi momentum untuk mendukung promosi pariwisata NTT. Karena itu, Pemprov NTT melalui Dinas Pariwisata akan melibatkan Karina dalam setiap even pariwisata. Hal ini disampaikan Kadis Pariwisata NTT, Dr. A Marius Jelamu, M.Si saat dihubungi Sabtu (1/4/2017).

Halaman
12
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help