Wah! Warga Dua Desa di Sambi Rampas Terancam Tidak Menggarap Sawah

Menjadi aneh di Kecamatan Sambi Rampas, hujan tahun ini cukup memadai tetapi petani tidak bisa menggarap sawahnya.Ini penyebabnya!

Wah! Warga Dua Desa di Sambi Rampas Terancam Tidak Menggarap Sawah
Pos Kupang/Robert Ropo
Ustad Jemain 

Laporan wartawan Pos Kupang, Robert Ropo

POS KUPANG.COM, BORONG--Para petani di desa Nanga Mbaur dan desa Nampar Sepang, Kecamatan Sambi Rampas kabupaten Manggarai Timur (Matim), kini terancam tidak bisa menggarap padi sawah milik mereka karena kekurangan pasokan air.

Dua bendungan irigasi yang dimaksud, yakni irigasi Tompong di desa Nampar Sepang dan irigasi Wae Mbaling di desa Nanga Mbaur.

Kedua, saluran irigasi dibangun dengan ukuran kecil dari dana APBD II Matim.

Hal itu disampaikan oleh Ustad Jemain ketika ditemui Pos Kupang di kantor DPRD Matim, Kamis (30/3/2017).

Jemain mengatakan, kedua bendungan irigasi persawahan itu sangat tidak cukup untuk mengairi ratusan hektar sawah milik para petani setempat karena pasokan airnya sangat sedikit.

Dikatakanya, untuk menambah pasokan air di kedua bendungan itu, pemerintah propinsi NTT melalui Balai wilayah sungai II propinsi NTT telah melakukan survei untuk penambahan pembangunan kedua bendungan itu dari dana APBN yang dikomandani oleh kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUMR), namun belum ditindaklanjuti hingga saat ini.(*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help