Panitia Konvenda Karismatik Audiensi dengan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya Pesan Jangan Eksklusif

Pada Rabu (8/3/2017) sore, panitia yang diketuai J Don Putra Gotama itu beraudiensi dengan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, di ruang kerjanya.

Panitia Konvenda Karismatik Audiensi dengan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya Pesan Jangan Eksklusif
POS KUPANG/ALF
Frans Lebu Raya , Gubernur NTT

- Laporan Wartawan Pos Kupang, Benny Dasman

POS KUPANG.COM, KUPANG-Badan Pelayanan Keuskupan Pembaruan Karismatik Katolik (BPK-PKK) Keuskupan Agung Kupang menjadi tuan rumah pelaksanaan Konvensi Daerah (Konvenda) VII Pembaruan Karismatik Katolik tahun 2017 Provinsi Gerejawi Kupang.

Konvenda yang digelar di Kupang, 26-29 Juni 2017, itu dihadiri sekitar 500-1.000 peserta yang terdiri dari para kader/leader PKK (imam dan awam) dari Keuskupan Agung Kupang, Keuskupan Atambua dan Keuskupan Weetebula. Juga hadir peserta dari Timor Leste, Flores dan Bali.

Pada Rabu (8/3/2017) sore, panitia yang diketuai J Don Putra Gotama itu beraudiensi dengan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, di ruang kerjanya.

Selain melaporkan persiapan panitia dan meminta dukungan menyukseskan even akbar itu, Don Putra juga meminta kesediaan Gubernur Frans untuk membuka konvenda yang direncanakan digelar di Aula Akbid Walikota Kupang.

Gubernur Frans mengapresiasi konvenda tersebut dan meminta PKK sebagai komunitas tidak eksklusif melainkan terbuka dan menguatkan satu sama lain untuk membangun NTT.

"Daerah ini harus dijaga. Saya tidak percaya NTT miskin. Batu karang yang ada harus dilihat sebagai karunia Tuhan, tinggal bagaimana memanfaatkannya. Gereja dan pemerintah harus sinergi. Jangan apriori. Kita sering bicara cinta kasih tetapi juga sering maki satu sama lain. Apa ini," ujar Gubernur Frans.

Gubernur juga menyinggung soal tambang di NTT, di mana masih ada saja kelompok-kelompok yang menolaknya. "Soal tambang mesti kita diskusikan bersama. Bagaimana reklamasinya, manfaatnya untuk rakyat. Kita serahkan kepada ahlinya," tambah gubernur. *

Penulis: Benny Dasman
Editor: Benny Dasman
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help