PosKupang/

Yolanda Odilia Pemegang Ijazah S2 ini Juga Guru Yoga

Sebagai instruktur yoga bukan hal mudah baginya. Ia ternyata pernah mengikuti senam aerobik sebelumnya. Tetapi karena stres dan berbagai persoalan lai

Yolanda Odilia Pemegang Ijazah S2 ini Juga Guru Yoga
POS KUPANG/NIA
Yolanda Odilia 

POS KUPANG.COM -- Sebagai instruktur yoga bukan hal mudah baginya. Ia ternyata pernah mengikuti senam aerobik sebelumnya. Tetapi karena stres dan berbagai persoalan lainnya, gadis kelahiran Kupang pada 17 Desember 1990 akhirnya memilih yoga.

Pemilik nama lengkap, Yolanda Odilia Maria Widyasari, S.E, M.M, akhirnya jatuh cinta dengan olahraga yoga sampai saat ini. Bahkan, yoga menjadi profesinya karena saat ini Yolanda menjadi guru yoga.

Kepada Pos Kupang di Studio Amazing Yoga Kupang belum lama ini, putri bungsu dua bersaudara dari pasangan Drs. Wilhelmus Ngete, MM, dan Hendrati Pujiastuti, SE, mengatakan, ia mulai belajar yoga sejak tiga setengah tahun lalu, saat masih kuliah di Universitas Atmajaya Yogyakarta.

Yolanda menuturkan, sebenarnya lulus kuliah S1 ia ingin langsung kerja tetapi orangtuanya ingin agar Yolanda melanjutkan kuliah S2 (magister). Saat mau ambil S2, lanjut Yolanda, ia merasa penat sekali karena sama sekali tidak ada waktu istirahat.

"Saat kuliah S2 dan mau susun tesis karena saking penat, teman saya dari Kalimantan ajak mengikuti olahraga. Awalnya saya ikut senam aerobik sekitar enam bulan. Tetapi saya juga penasaran untuk mengikuti yoga. Sementara susun tesis mau selesai, saya mulai rutin mengikuti yoga," kisah dosen STIE Oemathonis Kupang ini.

Menjadi guru yoga tidak kebetulan. Ia mulai mengambil kelas untuk instruktur dan ternyata diterima. Tetapi kendalanya uang. Karena ia tidak memiliki biaya lebih untuk kegiatan ekstra, selain biaya kuliah yang dikirim orangtuanya.

"Ada cerita seru kenapa saya akhirnya memilih untuk menjadi guru yoga. Saat itu, saya sudah selesai. Tetapi ayah saya menelepon agar saya melanjutkan dengan pelatihan perpajakan. Saya stres tetapi karena orangtua, saya turuti. Ayah saya mengirimkan uang. Tetapi saya tetap berlatih yoga. Guru yoga saya mengajak saya melatih kelas guru yoga karena saya memiliki potensi yang luar biasa. Saya langsung menanggapi. Akhirnya duit yang dari orang tua kirim mengikuti training pajak, saya gunakan untuk melatih menjadi guru yoga. Saya ikut kelas guru yoga dan mendapatkan sertifikat," kata Yolanda.

Saat pulang ke Kupang, demikian Yolanda, orangtuanya belum tahu karena orangtua ingin diriya menjadi dosen. Di Kupang ia nganggur empat bulan. Teman-temannya mengajak latihan yoga.
Awalnya, ia beryoga di Pantai Lasiana dan akhirnya ada juga teman yang mengusulkan membuka kelas yoga di studio.

"Saya mengikuti saran teman-teman membuka studio. Saat itu dapat di Oebufu. Orangtua belum tahu karena saya belum memberitahu. Ketika membuka kelas yoga dan dapat hasil, baru saya sampaikan kepada orangtua. Mereka tidak marah," tutur Yolanda yang miliki motto, "dream, pray, make it happen". (nia)

Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help