PosKupang/

Perbatasan Malaka-RDTL Kondusif Situasi Perbatasan Tak Ada Pergerakkan Manusia

Sejauh ini kondusif perbatasan Malaka-RDTL sangat kondusif. Kami belum menemukan ada pergerakkan manusia dalam jumlah besar terkait adanya pemilu di

Perbatasan Malaka-RDTL Kondusif Situasi Perbatasan Tak Ada Pergerakkan Manusia
dion kota
POS KUPANG/DION KOTA PATROLI - Anggota Yonif Raider 321 sedang melakukan patroli di wilayah perbatasan RI (Malaka, red) -RDTL, Senin (20/3/2017) 

POS KUPANG.COM, BETUN - Danki III Yonif Radir 321, Lettu Inf. Denden Udayana mengaku hingga saat ini belum ada pergerakkan manusia dari wilayah Malaka ke wilayah Republik Democratic Timor Leste (RDTL) dalam jumlah besar baik secara legal maupun ilegal. Sejauh ini kondisi di wilayah perbatasan Malaka-RDTL sangat kondusif.

Hal ini diungkapkan Lettu. Inf. Denden saat ditemui Pos Kupang, di ruang kerjanya, Senin (20/3/2017).

Denden mengatakan, sejauh ini hasil pemantau melalui patroli rutin belum ditemukan adanya masyarakat dari Malaka yang coba masuk ke wilayah RDTL dengan cara ilegal.
Selain itu, dari koordinasi dengan Beacukai dan Imigrasi, belum ada peningkatan penyebarangan manusia dari Malaka ke RDTL.

" Sejauh ini kondusif perbatasan Malaka-RDTL sangat kondusif. Kami belum menemukan ada pergerakkan manusia dalam jumlah besar terkait adanya pemilu di RDTL," ungkap Denden.

Hingga saat ini lanjut Denden, belum ada arahan untuk peningkatan patroli terkait pelaksanaan pemilu di RDTL. Denden mengaku, hanya memberlaku patroli rutin dengan intensitas tiga kali seminggu.

" Sejauh ini belum ada arahan atasan untuk meningkatkan pengawasan terkait pemilu di RDTL. Oleh sebab itu, kita hanya patroli rutin dari pagi hingga sore hari," jelasnya.

Patroli rutin ijelas Denden, selain untuk mengecek keberadaan patok batas, tapi juga mencegah adanya pelanggaran hukum di wilayah perbatasan.

Ada sebanyak 21 patok di sepanjang perbatasan RI (Malaka, red)-RDTL yang dijaga pasukkan khusus pengaman perbatasan Yonif Rider 321.

" Ada 75 anggota kita yang bertugas mengamankan 21 patok perbatasan RI khususnya Kabupaten Malaka -RDTL. Selama hampir sembilan bulan kita bertugas, belum kita temukan adanya pergerakkan manusia maupun barang dari Malaka ke RDTL secara ilegal," tuturnya. (din)

Editor: Ferry_Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help