Home »

Video

VIDEO: KSP Adiguna Gelar RAT XXIX, Perkembangan Luar Biasa, Ini Pesan Kadis Koperasi dan UMKM NTT

Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Adiguna Kupang menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT), Sabtu (18/3/2017). Ini kondisi

Laporan Wartawan Pos Kupang, Yeni Rachmawati

POS KUPANG.COM, KUPANG -  Kepala Bidang Perizinan dan Kelembagaan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTT, Ny Bunga Anne Marlyn menyampaikan, dalam lima tahun terakhir, anggota KSP Adiguna mengalami pertumbuhan tertinggi pada 2016, yakni 20 persen.

Anne Marlyn menyampaikan itu ketika mewakili Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikor Kecil dan Menengah Provinsi NTT, Thomas Bangke, membukat Rapat Anggota Tahunan (RAT) Kopdit Adiguna XXIX di Restoran Timor Raya, Sabtu (18/3/2017).

Menurut dia, jumlah koperasi dan anggota koperasi di NTT juga menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Sampai dengan akhir Februari 2017, katanya,  jumlah koperasi aktif mencapai 3.752 dari total 4.059 koperasi.

Terdata 307 koperasi yang tidak aktif dan sekarang dalam proses pembubaran.

Marlyn menegaskan bahwa penting bagi gerakan koperasi maupun pemerintah untuk bersama-sama mengedepankan pengembangan yang berbasis kualitas, baik kualitas kelembagaan maupun usaha/bisnis koperasi.

"Bagi KSP Kopdit Adiguna penting artinya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota, merencanakan dan melaksanakan program kerja yang dapat meningkatkan manfaat berkoperasi pada seluruh anggota,"ujarnya.

Ia mengatakan, harus memastikan bahwa ada perbedaan yang positif/menguntungkan yang dirasakan oleh anggota ketika sebelum dan setelah menjadi anggota koperasi.

Pengurus, pengawas dan karyawan KSP Kopdit Adiguna hendaknya menjadikan asas manfaat sebagi penopang utama dari pertumbuhan koperasi.

Ia berharap pengurus KSP Kopdit Adiguna dapat mengintervensi peningkatan kewirausahaan di kalangan anggota.

Perlu direncanakan skema khusus pembiayaan bagi anggota koperasi pelaku usaha mikro dan kecil.

Tentunya, akan sangat mendukung peningkatan ekonomi anggota dan terakumulasi menjadi kekuatan dan penopang ekonomi daerah.

"Saya juga mendorong pengurus, pengawas dan karyawan untuk meningkatkan kompetensinya masing-masing melalui berbagai program pendidikan atau pelatihan yang seyogianya direncanakan dan direalisasikan. Baik secara internal, bersama dalam jejaring koperasi kredit maupun melalui kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah," pungkasnya. (*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: agustinus_sape
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help