PosKupang/

Kepala Desa Manleten-Belu Sudah Dapat Laporan Terkait Jebolnya Embung Kabaslaran

Kepala Desa Manleten, Kristian J. Roni Seran yang dikonfirmasi Pos Kupang, Minggu (19/3/2017) mengaku telah mendapatkan laporan dari stafnya perihal j

Kepala Desa Manleten-Belu Sudah Dapat Laporan Terkait Jebolnya Embung Kabaslaran
POS KUPANG/EDY BAU
Inilah embung di Kabaslaran, Dusun Lamasi A, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur yang sudha jebol. Gambar diambil, Sabtu (18/3/2017). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG.COM, ATAMBUA -- Kepala Desa Manleten, Kristian J. Roni Seran yang dikonfirmasi Pos Kupang, Minggu (19/3/2017) mengaku telah mendapatkan laporan dari stafnya perihal jebolnya embung tersebut.

"Saya sudah ada laporan dari pamong tani bahwa ada embung yang jebol. Embung itu untuk mengairi persawahan. Tapi belum apa-apa sudah rusak lagi," ujarnya.

Dia berjanji akan segera mengecek dinas atau instansi pemilik program itu untuk melaporkan adanya kerusakan agar bisa segera diperbaiki.

Sebelumnya diberitakan, embung-embung di Kabaslaran, Dusun Lamasi A, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu sudah jebol. Padahal, embung tersebut baru selesai dikerjakan pada Desember 2016 lalu.

Pantauan Pos Kupang, Sabtu (18/3/2017), embung yang merupakan Program dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Belu (Kini Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan) ini jebol pada sisi kiri bawah embung. Akibatnya air yang tertampung dalam embung kurang dri 50 centi meter. Ini karena seluruh air dari kali kecil yang mengalir masuk, langsung keluar lagi.

Salah satu petani setempat, Nael Berek kepada Pos Kupang di embung tersebut, Sabtu (18/3/2017) mengakui tidak mengetahui persis kapan embung itu jebol. Dia memperkirakan jebolnya embung itu sekitar dua minggu lalu. "Sekitar minggu lalu saya datang, lihat embungnya sudah jebol," katanya.*

Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help