PosKupang/

Kisah 'Ayah Paling Bangga di Dunia' Ini Bikin Kamu yang Kangen Ayah Tak Kuasa Menahan Air Mata

Kisah ini bukan tentang seorang pelari yang melakukan kebaikan untuk orang lain, namun justru kebaikan seseorang kepada pelari yang sangat menyentuh.

POS KUPANG.COM -- Kisah inspiratif bisa datang dari mana saja, termasuk dari dunia olahraga, khsususnya dari ajang lomba lari.

Berikut ini satu dari beberapa kisah inspiratif di lintasan lari.

Derek Redmond dibantu sang ayah
Derek Redmond dibantu sang ayah ()

Kisah ini bukan tentang seorang pelari yang melakukan kebaikan untuk orang lain, namun justru kebaikan seseorang kepada pelari yang sangat menyentuh.

Derek Redmond lebih dari separuh jalan melewati lomba 400m pada Olimpiade Musim Panas, Barcelona 1992 ketika hamstring-nya muncul. Saat petugas medis membawakan tandu untuk menggotongnya, Redmond justru menggerakan tangan meminta mereka pergi, dan bertekad menyelesaikan lomba.

Saat dia berjalan tertatih-tatih menuju garis finish dengan sakit yang luar biasa, ayahnya berjuang turun melalui tribun, melompati pagar pembatas dan lari dari petugas keamanan yang berusaha mengejar dia.

Sekitar 120 meter dari garis finish, Jim Redmond menangkap anaknya, memeluk dan membawa anaknya di sebagian sisa lintasan. Sekitar dua langkah sebelum garis finish, Jim membiarkan Derek untuk menyelesaikan lomba seorang diri.

“Saya ayah paling bangga di dunia,” tutur Jim setelahnya. “Saya lebih bangga pada apa yang dia lakukan tadi dibandingkan dia meraih medali emas. Butuh banyak keberanian untuk bertindak seperti yang dilakukannya tadi.” (Intisari)

Editor: alfred_dama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help