PosKupang/

Tujuh Tahun Tiga Rujab Jadi 'Istana Hantu'

Sejak tahun 2010, tiga rumah jabatan (Rujab) di Komplek Civic Center Oelamasi untuk Bupati, Wabup dan Sekda Kupang, belum ditempati. Tiga rujab itu le

Tujuh Tahun Tiga Rujab Jadi 'Istana Hantu'
POS KUPANG/ JULIANUS AKOIT
Tampak salah satu gedung dari tiga unit gedung rujab yang terlantar dan dikepung rerumputan dan belukar di halamannya. Gambar diambil Senin (2/11/2015) siang. 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Julianus Akoit

POS-KUPANG.COM, OELAMASI -- Sejak tahun 2010, tiga rumah jabatan (Rujab) di Komplek Civic Center Oelamasi untuk Bupati, Wabup dan Sekda Kupang, belum ditempati. Tiga rujab itu lebih mirip 'istana hantu'

Tiga rujab itu dibangun pertama tahun 2010 dengan dana Rp hampir Rp 5 miliar. Tapi kemudian dibiarkan saja mubazir. Tahun 2016 tiga rujab itu direhab lagi dengan dana Rp 4,3 miliar.

"Sekarang rumput tebal, kambing dan babi yang berteduh di tiga rujab itu. Bangunannya mewah Pak, tapi tidak ada pejabat yang tingga. Mungkin jadi tempat tinggal hantu dan setan saja," jelas Loren de Araujo, warga eks Timtim, yang berdomisili dekat Komplek Civic Center, Rabu (15/3/2017) siang.

Tukang ojek yang mangkal di depan gerbang Civic Center ini mengungkapkan karena tidak pernah digunakan dan dibiarkan tanpa pemeliharaan, maka pada hari Selasa 17 Agustus 2015 malam, rujab Sekda Kupang yang berdampingan dengan rujab wakil bupati terbakar hangus tanpa sisa.

"Tidak tahu kenapa terbakar. Belum pasang listrik kok bisa terbakar? Heran," kata Lorens seraya mengantar Pos Kupang berkeliling di tiga rujab tersebut.

Tiga rujab itu, lanjutnya, sudah dibangun pagar keliling. Namun belum dipasang pintu gerbang. Sehingga kambing, babi dan sapi sering masuk dan berteduh di dalam.

Ny. Brigita Lopez, petani kacang yang berdomisili di belakang komplek rujab, mengatakan sejak dibangun tahun 2010, belum ada pejabat yang tinggal di situ.

"Kalau malam minggu cuma dengar anak-anak muda minum mabuk sambil bernyanyi dengan suara keras. Kadang mereka bakar ikan dan ayam di situ," cerita Ny. Lopez.

Sekda Kupang, Drs. Hendrikus Paut, M.Pd, yang dikonfirmasi terpisah mengatakan tiga rujab itu belum ditempati karena pekerjaan belum rampung.

Halaman
12
Penulis: Julius Akoit
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help