PosKupang/

Pilgub NTT

Lusia Adinda Tetap Disurvei, Bulan Depan PDIP Buka Pendaftaran Pilgub

Meskipun Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) NTT, Drs. Frans Lebu Raya, tidak mau istrinya Lusia Adinda Leb

Lusia Adinda Tetap Disurvei, Bulan Depan PDIP Buka Pendaftaran Pilgub
POS KUPANG
Lusia Lebu Raya

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Meskipun Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) NTT, Drs. Frans Lebu Raya, tidak mau istrinya Lusia Adinda Lebu Raya masuk bursa calon gubernur dari PDIP, namun partai ini tetap memasukkan nama Lusia sebagai figur yang akan disurvei.

"Ada empat nama yang disebut, yakni Kristo Blasin, Lusia Adinda Lebu Raya, Daniel Tagu Dedo dan Raymundus Sau Fernandes. Empat nama ini harus kami survei," kata Sekretaris DPD PDIP NTT, Nelson Matarakepada Pos Kupang, Selasa (14/3/2017).

Nelson menjelaskan, dalam Rakerda DPD PDIP NTT di Sotis Hotel Kupang pada 4 Desember 2016, ada beberapa nama yang diusul oleh DPC -DPC PDI. Mereka antara lain Andreas Hugo Parera, Nelson Matara, Kristo Blasin, Daniel Tagu Dedo, Lusia Adinda Lebu Raya, Herman Herry dan Raymundus Sau Fernandes.

"Namun, setelah Raker Pilkada yang kami lakukan pada 4 Maret 2017, hanya muncul empat nama yaitu Kristo Blasin, Adinda Lebu Raya, Daniel Tagu Dedo dan Raymundus Fernandes," kata Nelson Matara.

Nelson mengaku belum mengetahui apakah empat nama itu akan mendaftar atau tidak. "Tapi empat nama ini harus disurvei," ujarnya lagi. Nelson juga mengatakan, DPD PDIP NTT menjadwalkan pembukaan pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur NTT pada April 2017 mendatang. Pendaftaran bakal calon akan disatukan dengan survei bakal calon.

Menurut dia, sesuai jadwal yang sudah dibahas DPD, pendaftaran bakal calon pada April 2017 disertai dengan proses survei. "Kami akan buka pendaftaran pada April mendatang disatukan dengan survei. Survei ini masih kami jajaki lembaganya," kata Nelson.

Ditanyai soal figur yang boleh mendaftar, apakah hanya kader partai atau non partai, Nelson menyatakan, PDIP merupakan partai terbuka dan nasionalis, sehingga terbuka bagi siapa saja yang berminat. "Kami terbuka, siapa saja, baik kader maupun bukan kader partai boleh daftar. PDIP punya mekanisme partai dan akan dilalui semua, apalagi dalam pilgub," katanya.

Ditanya lembaga survei yang akan bekerja sama dengan PDIP NTT, Nelson yang juga menjabat wakil Ketua DPRD Provinsi NTT ini mengatakan, sudah ada lembaga survei yang hendak bekerja sama dengan PDIP. Namun, partai belum memutuskan lembaga survei mana yang akan dipakai.

Sebelumnya diberitakan, Frans Lebu Raya tidak mau istrinya Lusia Adinda Lebu Raya masuk bursa bakal calon gubernur dari PDIP untuk pemilihan gubernur (pilgub) NTT tahun 2018. "Sebenarnya ada empat nama bakal calon gubernur, tetapi Ibu Lusia Adinda Lebu Raya, Pak Ketua DPD PDIP (Frans Lebu Raya) tidak mau. Karena itu yang pasti hanya tiga nama bakal calon gubernur dari PDIP," kata Sekretaris DPD PDIP NTT, Nelson Matara.

Sebelumnya dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PDIP NTT dengan 22 DPC PDIP di Kupang, Sabtu (4/3/2017), disepakati empat nama yang diusung menjadi balon gubernur dalam Pilgub NTT 2018. Keempat nama figur tersebut, yakni Lusia Adinda Lebu Raya, Raymundus Sau Fernandes, Kriston Blasin dan Daniel Tagu Dedo. Empat nama tersebut atas usulan dari 22 DPC PDIP se-NTT.

Neslon menjelaskan, PDIP NTT mempersilakan semua figur bakal calon melakukan sosialisasi diri demi kepentingan survei elektabilitas nanti. "Kami persilakan semua bakal calon sosialisasi diri kepada masyarakat," ujarnya.

Ditanya apakah PDIP akan melirik Ayub Titu Eki, mengingat beberapa hari lalu masyarakat 12 kecamatan di Kabupaten Belu dan beberapa daerah lainnya di Timor mendorong Bupati Kupang itu maju dalam Pilgub NTT 2018, Nelson mengatakan, pihaknya sudah konfirmasi dan mendapat jawaban Titu Eki tidak maju dalam Pilgub tahun depan. "Pak Ayub Titu Eki tidak mau maju," kata Nelson. (yel)

Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help