Mutiara Anastasia Doek Pengalaman Pertama

Acara wisuda sarjana dan pascasarjana Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang di Grand Mutiara Ball Room Kupang, tidak lepas dari dukungan para

Mutiara Anastasia Doek Pengalaman Pertama
POS KUPANG/AMA
Mutiara Anastasia Doek 

POS KUPANG.COM -- Acara wisuda sarjana dan pascasarjana Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang di Grand Mutiara Ball Room Kupang, tidak lepas dari dukungan para penerima tamu.

Satu di antara penerima tamu di pintu masuk adalah Mutiara Anastasia Doek. Perempuan yang akrab disapa Tasia mengenakan pakaian adat Rote-Ndao. Ia selalu mengumbar senyum ramah kepada para tamu seperti Koordinator Kopertis Wilayah VIII Denpasar, Wakil Gubernur NTT serta tamu undangan lainnya.

Tasia bersama rekan-rekannya mempersilakan para tamu menempati kursi yang sudah disediakan.

Ditemui Pos Kupang seusai acara wisuda di Grand Mutiara Ball Room Kupang, Sabtu (4/3/2017), mahasiswi semester 2 Fakultas Teologi UKAW ini menceritakan peran yang dipercayakan kepadanya. Tasia yang lahir di Kupang 23 Januari 1998 ini mengatakan, menjadi penerima tamu pada acara wisuda merupakan pengalaman pertama.

"Saya bangga karena saya yang baru semester dua dipercayakan membawa nama fakultas. Padahal ada kakak-kakak semester, tapi tidak diberikan peran menjadi penerima tamu. Saya ditunjuk menjadi perwakilan Fakultas Teologi. Saya begitu terharu ketika datang ke tempat acara. Saya lihat para orangtua bangga mengantar anaknya wisuda," tuturnya.

Tasia yang juga guru sekolah minggu dan Master of Ceremony di Asrama Teologi ini mengaku ada motivasi dalam dirinya agar kelak menjadi lulusan terbaik.

"Saya punya motivasi masuk Fakultas Teologi. Memang ada yang bilang seleksi alam, soalnya ada yang baru masuk langsung keluar. Bagi saya, bukan hanya kejar gelar sarjana tapi ingin menjadi pendeta, mau jadi hamba Tuhan bagi banyak orang," ujarnya.

Tasia mengatakan, ia masuk Fakultas Teologi terinspirasi sosok dosennya Pendeta Dr. Ardiana Tunliu.

"Saya terinsiprasi. Beliau sering bawa saya ikut kegiatan gereja," katanya. Menurut putri pasangan Yunus Doek dan Farida Hariyati ini, selama berada di asrama Teologi dia memetik banyak pengetahuan tentang bagaimana menjadi pelayan bagi orang lain. Talenta yang diberikan Tuhan kepadanya seperti bisa menyanyi, bermain musik dan menari, menjadi berkat buat sesama penghuni asrama Teologi. (yon)

Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved