PosKupang/

Rencana Operasional RSUD Nagekeo Terhambat Alkes

Rencana operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Nagekeo masih terhambat alkes. Saat ini ketersediaan Alkes di rumah sakit itu baru lima p

Rencana Operasional RSUD Nagekeo Terhambat Alkes
Net
Ilustrasi dokter

Laporan Wartawan Pos Kupang, Adiana Ahmad

POS KUPANG.COM, MBAY -- Rencana operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Nagekeo masih terhambat alkes. Saat ini ketersediaan Alkes di rumah sakit itu baru lima persen dari 85 persen syarat yang ditetapkan untuk rumah sakit type D.

Perihal tertundanya Pengoperasian RSUD Nagekeo disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo, Rofus Raga ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (13/3/2017).

Rofus mengungkapkan, Pemda Kabupaten Nagekeo melalui Dinas Kesehatan telah mengalokasikan anggaran tahun 2017 untuk pengadaan alkes sesuai standar yang ditetapkan.

"Pengadaan sudah berlangsung di ULP melalui mekanisme e-Katalog. Tahun ini kita sudah bisa penuhi standar 85 persen kebutuhan alkes di RSUD Nagekeo. Itu syarat yang ditetapkan dalam Permenkes Nomor: 56/ 2014 tentanfg Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit," kata Rofus.

Selain Alkes, persyaratan lain yang harus dipenuhi yakni fasilitas Pelayanan medik terdiri dari pelayanan gawat darurat, pelayanan medik umum, spesialis dasar (minimal dua dari empat dokter spesialis). Empat dokter spesialis dasar yakni speaialis penyakit alam, spesialis bedah, spesialis anak dan spesialis kandungan.

"Dari kasus yang terjadi selama ini, tertinggi kandungan dan penyakit dalam. Kita menyiapkan anggaran untuk empat dokter speaialis tersebut. Ditambah, spesialis penunjang yakni radiologi dan laboratorium. Kalau spesialis laboratorium sudah ada dua orang. Yang belum ada radiologi," demikian Rofus.

Rofus mengatakan, untuk mengatasi kekurangan yang ada, Pemda Nagekeo berencana akan membangun kerja sama dengan Rumah Sakit Sarjito Yogyakarta.

Selain kerja sama tersebut, lanjut Rofus, pihaknya membuka peluang dokter-dokter spesialis dari luar yang berminat mengabdi di Nagekeo.

"Sudah ada dokter yang melamar ke sini, dokter anestesi dan bedah," ungkap Rofus.

Rofus menambahkan, sejauh ini RSUD Nagekeo baru mengantongi Izin Pendirian melalui SK Bupati Nagekeo Nomor: 223/KEP/ HK/ 2016. "Izin operasional bari bisa dikeluarkan setelah memenuhi kelayakan tersebut. Setelah pengadaan, alkes yang ada harus melalui proses kalibrasi (penilaian kelayakan) oleh Badan Pengamanan Fasilitas Kesehatan di Surabaya. Setelah dinyatakan.layak, baru bisa digunakan," kata Rofus.*

Penulis: Adiana Ahma
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help