PosKupang/

Penderita Osteoporosis Gampang Patah Tulang, Ini Jenis Olahraga yang Tepat

Patah tulang akibat osteoporosis dapat menimbulkan rasa nyeri dan membutuhkan biaya pengobatan yang tinggi, bahkan dapat menimbulkan kematian.

Penderita Osteoporosis Gampang Patah Tulang, Ini Jenis Olahraga yang Tepat
Wikimedia Commons/Craig Nagy
Foto orang-orang latihan Tai Chi di Temple of Heaven, Beijing, China, bertanggal 1 September 2005. 

POS KUPANG. COM – Osteoporosis (tulang keropos) adalah penyakit tak bergejala dan berlangsung lama yang disebabkan oleh hilangnya kepadatan tulang secara perlahan-lahan.

Jika tidak dideteksi dan diobati lebih awal, tulang akan menjadi semakin lemah dan rapuh sehingga lebih rentan mengalami patah tulang.

Patah tulang akibat osteoporosis dapat menimbulkan rasa nyeri dan membutuhkan biaya pengobatan yang tinggi, bahkan dapat menimbulkan kematian. 

Kebiasaan minum alkohol dan merokok, kurang asupan kalsium dan vitamin D, kurang aktivitas fisik dan lain-lain; membuat laki-laki memiliki risiko osteoporosis sama seperti perempuan.

Di samping itu, gangguan makan dan latihan fisik berlebihan seperti pada perempuan muda yang aktif berolah raga, balet, senam, dan lain-lain, yang sangat mementingkan berat badan rendah; membuat perempuan muda pun tak lepas dari risiko osteoporosis.

Penyakit Rickets akibat kurangnya vitamin D dan asupan kalsium, vegetarian atau melakukan pengobatan kortikosterois untuk asma; juga membuat anak berisiko mengalami osteoporosis.

Baca: Pasca Penyegelan Kantor Desa Seserai, Danramil Biudokfoho-Malaka Lakukan Aksi Simpatik Ini  

Baca: Jaringan Mahasiswa Kesehatan Kota Kupang Gelar LKTD, Ada Banyak Manfaatnya

Oleh karena itu, sudah semestinya saat ini kita harus mulai peduli terhadap osteoporosis, terlebih bila kita termasuk dalam individu yang berisiko. 

 Aktif bergerak dan berolahraga merupakan salah satu cara mencegah penyakit osteoporosis, penurunan massa tulang yang membuat tulang menjadi tipis, rapuh dan mudah patah. 

Setelah menderita osteoporosis, olahraga juga tetap perlu dilakukan meski dengan kehati-hatian karena kondisi tulang yang sudah rentan.

Dokter Spesialis Olahraga Andi Kurniawan mengatakan ada senam khusus bagi penderita osteoporosis yang ditujukan untuk melatih individu agar tidak mudah jatuh. 

"Karena mereka gampang patah tulang kalau jatuh," kata Andi.

Olahraga bagi penderita osteoporosis, menurut dia, meliputi latihan keseimbangan, latihan beban dan aerobik untuk menguatkan tulang, otot dan sendi.
 

Selain berolahraga, penderita osteoporosis harus menyehatkan gaya hidup dengan mengonsumsi nutrisi dalam jumlah cukup serta minum susu secara teratur.  (kompas.com/antaranews)

Penulis: agustinus_sape
Editor: agustinus_sape
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help