Kenaikan Tarif Listrik Diimbangi Pelayanan

Sedangkan pelanggan yang menggunakan listrik berkapasitas 900 VA yang dinilai tidak layak mendapatkan

Kenaikan Tarif Listrik Diimbangi Pelayanan
ist
ilustrasi 

POS KUPANG.COM - Pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sejak tangal 1 Maret 2017 menaikkan lagi tarif listrik sebesar 30 persen bagi pelanggan listrik berkapasitas 900 VA yang masuk kategori mampu.

Sedangkan pelanggan yang menggunakan listrik berkapasitas 900 VA yang dinilai tidak layak mendapatkan subsidi atau masuk golongan tidak mampu, tarif listriknya tidak mengalami kenaikan.

Seperti disampaikan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jarman, pencabutan subsidi listrik masyarakat mampu yang selama ini menggunakan daya listrik 900 VA merupakan tahap kedua dengan besar kenaikan 30 persen.

Pencabutan subsidi tahap kedua bagi golongan mampu berlaku Maret hingga April 2017. Setelah itu dilakukan lagi pencabutan tahap ketiga pada Mei sampai Juni 2017. Pencabutan subsidi bagi keluarga mampu yang selama ini menggunakan listrik kapasitas 900 VA melalui survei oleh Kementerian ESDM bersama tim lokla PLN. Namun, bagaimana metode survei yang dipakai masyarakat tidak tahu. Inilah yang memunculkan pertanyaan dari masyarakat.

Kenaikan tarif listrik secara bertahap ini bagi pelanggan sah-sah saja karena sudah menjadi kebijakan pemerintah pusat. Tetapi masyarakat menilai kenaikan tarif listrik sebesar 30 persen itu tidak memberi jaminan kepada pelanggan akan pelayanan yang lebih baik dari pemerintah pusat melalui PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Sebab faktanya selama ini listrik sering padam. Bahkan, pada saat-saat tertentu pemadaman listrik secara beruntun. Karena itu, pelanggan PLN sangat berharap agar kenaikan tarif listrik baik yang sudah berlaku maupun yang akan berlaku bulan-bulan mendatang harus diimbangi dengan pelayanan yang baik.

Seperti disampaikan Meri Nanga dan Maria Regina, dua warga Kota Kupang, Jumat (3/3/2017), bahwa jika tarif listrik naik, maka pelayanan harus lebih baik. Jangan sampai tarif naik pelayanan justru terus menurun. Harapan dua warga Kota Kupang ini hendaknya mendapat perhatian serius dari manajemen PLN Area Kupang dan Wilayah NTT.

Meski kenaikan tarif listrik ini adalah kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM, namun PLN sebagai operator di bidang kelistrikan yang berhadapan langsung dengan masyarakat harus membenahi pelayanan kepada pelanggan.

Apalagi sejak akhir tahun 2016 lalu, PLN Wilayah NTT sudah mendapat kapal listrik bantuan pemerintah pusat. Seharusnya kehadiran kapal listrik tersebut bisa memberi pelayanan yang lebih baik lagi kepada pelanggan, terutama pelanggan PLN di wilayah Kota Kupang dan sekitarnya. *

Penulis: PosKupang
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help