Hari Jumat, Bupati Titu Eki Akan Copot Belasan Kepala SKPD

Menurut rencana, hari Jumat (10/3/2017), Bupati Kupang, Ayub Titu Eki, akan mencopot smentara belasan kepala SKPD yang malas mengerjakan laporan perta

Hari Jumat, Bupati Titu Eki Akan Copot Belasan Kepala SKPD
POS KUPANG
Ayub Titu Eki 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Julianus Akoit

POS KUPANG.COM, OELAMASI -- Menurut rencana, hari Jumat (10/3/2017), Bupati Kupang, Ayub Titu Eki, akan mencopot smentara belasan kepala SKPD yang malas mengerjakan laporan pertanggungjawaban keuangan TA 2016.

"Belasan pejabat itu sudah janji kepada Bupati Kupang, siap dicopot pada hari Jumat (10/3/2017) nanti bila belum memasukkan laporan pertanggungjawaban keuangan TA 2016," jelas Kabag Humas Pemkab Kupang, Stefanus Baha, S.Sos, Selasa (7/3/2017) sore.

Baha menolak menyebut secara rinci nama-nama kepala SKPD yang terancam dicopot sementara hari Jumat nanti.

"Kalau dicopot sementara, jabatannya akan diambilalih oleh sekretaris kepala dinas," kata Baha, ketika wartawan bertanya apakah sudah disiapkan penggantinya.

Ancaman pencopotan sementara itu terpaksa dilakukan Bupati Kupang karena sebagai pimpinan SKPD, oknum pejabat itu tidak melakukan koordinasi dengan stafnya supaya segera menyelesaikan laporan pertanggungjawaban keuangan.

"Oknum pejabat itu lebih banyak pelesir, duduk tanganga (telat mikir dan tidak kreatif, Red) saja. Jadi Pak Bupati bilang sebaiknya dicopot sementara dari jabatannya saja," jelas. Baha.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Kupang mengancam untuk mencopot dan menonjobkan para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang belum memasukkan laporan pertanggungjawaban keuangan. Titu Eki memberi batas waktu hingga 15 Maret 2017.

"Masak sudah sampai bulan Maret 2017, masih banyak kepala SKPD belum masukkan laporan pertanggungjawaban keuangan. Yang malas, akan saya copot dari jabatannya. Batas waktu sampai 15 Maret 2017," ancam Titu Eki dalam rapat evaluasi dengan para kepala SKPD, Senin (6/3/2017).

Titu Eki mengatakan sangat kesal karena kinerja para kepala SKPD yang lamban dalam membuat laporan pertanggungjawaban keuangan tahun anggaran (TA)2016.

"Saya menuntut pertanggungjawaban, komitmen dan harus proaktif mendorong staf supaya cepat menyelesaikan laporan pertanggungjawaban keuangan secara tepat dan benar," tandas Titu Eki. Ia minta kepala SKPD berkoordinasi dengan stafnya agar laporan segera diselesaikan.

Menurut Titu Eki, data-data laporan keuangan sudah harus disinkronisasikan paling lama 15 Maret 2017 mendatang dan sudah harus diserahkan ke BPKP NTT tanggal 27 Maret 2017 nanti.

Bupati Kupang dua periode ini berharap predikat disclaimer of opinion yang selalu identik dengan LKPJ Bupati Kupang, hendaknya dihindari pada tahun ini.

Terkait pelaksanaan kegiatan anggaran 2017, Titu Eki berharap kegiatan fisik proyek harus dimulai lebih awal. Jangan menunggu sampai bulan September baru dilakukan proses tender.

"Kegiatan fisik proyek supaya dimulai lebih awal. Proses tender proyek fisik harus dimulai dari sekarang. Harus tepat waktu dan jangan menunda-nunda pekerjaan," pinta Titu Eki.*

Penulis: Julius Akoit
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved