Kondom Cerdas ini Bisa Mendekteksi Banyak Hal Terkait Pria di Ranjang

Alat tersebut pun mencatat jumlah kalori yang terbakar, posisi-posisi berbeda serta dapat mendeteksi penyakit chlamydia dan sifilis.

Kondom Cerdas ini Bisa Mendekteksi Banyak Hal Terkait Pria di Ranjang
Thinkstockphotos
Thinkstockphotos Ilustrasi 

POS KUPANG.COM-- Kabar gembira buat para pria. "Kondom cerdas" diciptakan para ilmuwan. Kondom ini dapat menilai kinerja seksual seorang pria, juga dapat melacak penyakit menular seksual.

i-Con Smart Condom diumumkan ke khalayak sebagai bentuk terbaru wearable technolgoy di pasar yang terus berkembang. Memberikan angka-angka statistik seperti durasi, kecepatan dan ukuran lilitan, para pria dapat mengukur kecakapan seksual mereka.

Alat tersebut pun mencatat jumlah kalori yang terbakar, posisi-posisi berbeda serta dapat mendeteksi penyakit chlamydia dan sifilis.

Semua informasi itu dapat dijaga kerahasiaannya. Kendati begitu, pengguna pun memiliki opsi untuk berbagi data terbaru dengan teman-teman atau dunia.

Sama dengan alat-alat pemonitor kesehatan lain, alat ini menggunakan teknologi nano-chip dan bluetooth untuk memindahkan datanya ke apps di ponsel pintar.

Lebih dari 90.000 orang sudah melakukan pra pemesanan produk tersebut. Produk ini bakal dirilis akhir tahun ini dengan harga £59.99 (hampir Rp1.000.000).

Cincin yang dilengkapi garansi satu tahun dipakai di dasar kondom. Ukurannya dapat disesuaikan dan dapat digunakan beberapa kali.

Alat itu memiliki micro USB port sehingga dapat di-charge. Setiap pengisian energi berlangsung sekitar enam hingga delapan jam.

British Condom yang telah memproduksi kondom dan produk-produk lain sejak 1999 mengungkapkan tahun lalu bahwa mereka sedang mengembangkan produk unik.

Adam Leverson, insinyur kepala di i-Con project mengatakan,"Kami tak hanya berinovasi dengan cincin kondom cerdas pertama yang mengukur setiap aspek kegiatan di tempat tidur, kami senang untuk mengonfirmasi bahwa cincin itu juga punya indikator built-in di dalamnya yang memberi tahu penggunanya akan keberadaan penyakit menular seksual."

Aaron Slater, juru bicara Britsh Condom berbasis di Nottingham mengatakan,"Kami tahu kami di puncak penciptaan sesuatu istimewa dengan i-Con dan memberi arti baru terhadap wearable tech."

"Mengadvokasi seks aman, kami ingin sesuatu yang lebih dan tambahan indikator penyakit menular seksual bisa melakukan itu," katanya.

i-Con saat ini ada di tahap akhir pengujian sebelum dirilis akhir tahun ini. Mereka yang sudah melakukan pra registrasi akan mendapatkan informasi terbaru dan ditawarkan kesempatan membeli sebelum produk diluncurkan ke tengah masyarakat.

Editor: Ferry jahang
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help