Margareth 'Mama Mia' Menangis Bahagia di Oeleta

Kehadirannya untuk menghibur umat Katolik yang merayakan syukur atas pentahbisan gereja Paroki St. Gregorius Agung Oeleta

Margareth 'Mama Mia' Menangis Bahagia di Oeleta
POS KUPANG/ENOLD AMARAYA
Penyanyi jebolan "Mama Mia", Margareth saat berada di Oeleta - Kupang, Kamis (23/2/2017) malam. 

MARGARETH, penyanyi jebolan Mama Mia, kembali menginjakkan kakinya di Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang.

Kehadirannya untuk menghibur umat Katolik yang merayakan syukur atas pentahbisan gereja Paroki St. Gregorius Agung Oeleta, Kamis (23/2/2017) sore hingga malam.

Ini merupakan kali kedua Margareth hadir di Oeleta. Sebelumnya, pada tahun 2008. Kala itu, Margareth diundang panitia untuk menggelar konser di Gedung Olah Raga (GOR) Oepoi Kupang dalam rangka pencarian dana untuk pembangunan gereja St. Gregorius Agung Oeleta.

Apa yang terjadi delapan tahun lalu masih diingat Margareth. "Puji syukur senang dan bahagia berada di sini. Masih ingat 8 tahun lalu," katanya.

Menurut Margareth, waktu itu dia masih kecil, berusia 18 tahun. "Sekarang saya sudah 26 tahun," ujar Margareth sembari tertawa.

Kalau saat konser dulu Margereth menggunakan kostum dengan motif payung, bagian kakinya mengembang lebar pas di atas lutut, kali ini Margareth mengenakan dres terusan berwarna merah dengan motif bertingkat tiga disertai renda. Sebuah bando merah melingkar di kepalanya.

Margareth menghibur malam syukuran penthabisan gedung gereja paroki St. Gregorius Agung Oeleta yang dirangkaikan dengan syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Pr.

Dia membuka malam penuh suka cita dengan tembang bertitel Holly. Margareth menghidupkan suasana dengan mengajak umat beserta undangan bernyanyi.

"Awalnya menyanyi Holy karena saya senang banget. Jujur saya teteskan air mata. Agak meriding begitu. Sudah lama sekali tidak ketemu, dan sekarang bisa hadir di sini lagi. Saya senang sekali," ucap Margareth.

"Akhirnya Tuhan memberikan kasihnya kepada kita merampungkan gereja ini. Kita semua akan berdiri tegak apabila serahkan diri pada Tuhan," katanya.

Melihat Margareth begitu senang dan bahagia di Oeleta membuat master of ceremony (MC), Herman Kabosu menggodanya.

"Nanti pemberkatan (nikah) di Oeleta. MC nya Herman Kabosu," ujar Herman disambut tawa Margareth dan umat Oeleta. (*)

Penulis: Alfons Nedabang
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help