PosKupang/

ELEGAN Dalam Balutan Tenun Ikat NTT

WARNA Pink atau Merah Muda selalu identik dengan Kasih Sayang dan Perayaan Hari Valentine.

ELEGAN Dalam Balutan Tenun Ikat NTT
ist
PINK - Komunitas BeNNi iE dalam balutan tenun ikat NTT yang didominasi warna pink, di Naka Hotel, Kupang, tanggal 14 Februari 2017 lalu. 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Novemy Leo

POS-KUPANG.COM, KUPANG - WARNA Pink atau Merah Muda selalu identik dengan Kasih Sayang dan Perayaan Hari Valentine. Karenanya tak heran jika setiap hari Valentine yang jatuh ada tanggal 14 Februari, hampir setiap orang terlebih kaum Hawa dari golongan usia berapa pun, pasti ingin tampil cantik mengenakan pakaian berwarna pink. 

Begitupun yang dilakukan sejumlah ibu-ibu muda yang tergabung dalam komunitas BeNNie iE yang ada di Kota Kupang, pada tanggal 14 Februari 2017 lalu. Di hari spesial itu, komunitas pencinta kain tenun ikat NTT ini tampil elegan mengenakan baju tenun ikat yang didominiasi warna pink. Tubuh mereka dibalut tenun ikat pink desain Shirley Manutede (SM) Colection.

Dengan berbagai model dan motif yang simple namun tetap 'elegan', belasan perempuan ini  tampil cantik mengenakan tenun ikat asal NTT. Seperti model Rok Bluss, Celana Kulot Pendek dan bluss, serta Baju Terusan yang semuanya didominasi warna pink. 

Mereka adalah Frouke H Rebo-Bubu, Chrismyati Siswanto Loasana,  Artati Loasana, Elisabeth kanahebi, Maria L Kana Lo Batugodo, Florence M Bubu, Luchyane W Kupa, Yohana Victoria Lerik Rebo, Yenny Omawele, Imelda Foenale Bubu, Shirley Manutede, Lenny Manutede, Victoria EO Li dan Meliana.

Ketua Komunitas BeNNie iE, Shirley Manutede, SH mengatakan komunitas yang sudah didirikan sejak tiga tahun lalu atau tepatnya Oktober 2015 lalu ini kini sudah beranggotakan belasan orang. "Benni iE dalam Bahasa Sabu artinya 'Perempuan Baik'. Dan kami semua pencinta tenun ikat NTT dan masih ada hubungan keluarga," kata Shirley, yang berprofesi sebagai jaksa itu.

Menurut Shirley setiap bulan mereka selalu bertemu untuk arisan dan juga untuk bersilahturahmi antar keluarga. "Saat arisan, kami juga berdiskusi tentang berbagai hal yang positif guna meningkatkan sumber daya manusia dan mengakrabkan tali silahturahmi dalam keluarga," kata Shirley.

Shirley memastikan, mereka semua penyuka tenun ikat khas NTT maka mereka terus berusaha untuk memperkenalkan tenun ikat NTT itu ke berbagai kalangan yang ada di Kota Kupang, wilayah NTT bahkan di luar NTT hingga ke luar negeri.

"Dalam setiap moment kami berusaha terus mengenakan pakaian motif tenun ikat NTT dengan model yang disesuaikan dengan moment yang akan kami hadiri. Seperti saat Valentine 2017 lalu, kami merangcang khusus baju dengan nuansa valentine dengan wana pink.  Kami mau memberitahukan kepada seluruh masyarakat bahwa tenun ikat NTT itu sangat indah, menarik dan elegan dan ada banyak warna dan motif, termasuk warna pink," kata Shirley.

Shirley berharap kedepan, setiap masyarakat NTT mau dan bisa mempromosikan tenun ikat NTT melalui pakaian, aksesoris dan barang lainnya yang terbuat dari tenun ikat NTT. (novemy leo)

Penulis: omdsmy_novemy_leo
Editor: omdsmy_novemy_leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help