Gereja Katolik Australia Bayar Rp 2,7 Triliun Terkait Kasus Pelecehan Seks

Otoritas Gereja Katolik di Australia membayar lebih dari 276 juta dollar Australia, atau sekitar Rp 2,7 triliun, sebagai ganti kerugian bagi ribuan ko

Gereja Katolik Australia Bayar Rp 2,7 Triliun Terkait Kasus Pelecehan Seks
VIA AUSTRALIA PLUS ABC
Konsul Pembantu pada komisi khusus Royal Commission into Institutional Responses to Child Sexual, Gail Furness, SC. 

POS KUPANG.COM, SYDNEY -- Otoritas Gereja Katolik di Australia membayar lebih dari 276 juta dollar Australia, atau sekitar Rp 2,7 triliun, sebagai ganti kerugian bagi ribuan korban pelecehan seksual anak-anak.

Data ini terungkap dalam pemeriksaan komisi khusus Royal Commission into Institutional Responses to Child Sexual Abuse.

Sebelumnya, hampir 4.500 orang mengajukan klaim ganti kerugian atas dugaan insiden pelecehan seksual anak-anak yang terjadi antara Januari 1980 dan Februari 2015.

Namun insiden paling awal yang diajukan klaimnya terjadi di tahun 1920-an.

Baca: Ribuan Tokoh Gereja Katolik Australia Diduga Terlibat Pelecehan Seks

Konsul Pembantu pada komisi khusus itu Gail Furness SC menjelaskan, besarnya dana tersebut termasuk kompensasi, pengobatan, biaya hukum, dan biaya lainnya.

Penjelasan itu diungkapkan Furness dalam pemeriksaan di Sydney.

Dia menyebutkan, dari jumlah tersebut, sebanyak 258.800.000 dollar adalah kompensasi uang yang berkisar 91.000 dollar per klaim.

"Christian Brothers yang di waktu terkait menjalankan sejumlah fasilitas perumahan, melaporkan jumlah tertinggi dalam pembayaran," kata Furness.

"Kelompok ini melakukan 763 pembayaran total, sebesar 48,5 juta dollar, dengan pembayaran rata-rata 64.000 dollar," kata dia.

Halaman
12
Editor: Alfred Dama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help