Ini Kelas Khusus Peregangan, Tren Baru di Dunia "Fitness"

Penggemar olahraga pasti tahu betapa pentingnya peregangan untuk mencegah cedera.

Ini Kelas Khusus Peregangan, Tren Baru di Dunia
Shutterstock
Ilustrasi 

POS KUPANG.COM -- Penggemar olahraga pasti tahu betapa pentingnya peregangan untuk mencegah cedera. Ada ahli yang menyarankan peregangan sebelum olahraga, ada yang sesudah, tetapi ada juga saran peregangan sebelum dan setelah.

Peregangan sebelumnya hanya mengambil porsi kecil dalam keseluruhan sesi olahraga. Di Amerika Serikat, belakangan ini muncul tren kelas yang isinya peregangan semua.

Power Stretch Studios adalah salah satu studio yang menawarkan program perorangan peregangan sesuai kebutuhan tubuh. Kelas ini berbeda dari pemulihan aktif sehingga tak bakal ada foam roller atau latihan kekuatan intensitas rendah di sini.

Pendiri studio ini, Hakika V DuBose, mengatakan memulai bisnis ini karena melihat celah besar di pasar. Sebagian besar olahraga populer belakangan ini merupakan olahraga berat yang membuat pelakunya habis-habisan, misalnya saja crossfit, orangetheory, dan kelas-kelas olahraga berat lainnya.

"Orang sering olahraga seperti itu lima hari seminggu dan membuat ototnya jadi lelah dan terkontraksi," kata DuBose.

Memang benar, kemunculan studio olahraga superintensif itu membuat masyarakat AS jadi membutuhkan latihan pemulihan. Tone House yang menawarkan latihan terberat di New York City baru-baru ini meluncurkan program pemulihan lengkap dengan mandi es dan terapi fisik.

Beberapa dari pelatih paling "keras" dalam industri tersebut saat ini mengajarkan kelas-kelas berfokus pada pemulihan dan menenangkan, seperti Lifted dari Holly Rilinger dan ACCESS dari Rebecca Kennedy.

Memang masuk akal bahwa peregangan bakal jadi tren berikutnya. Peregangan membantu mengurangi risiko cedera sekaligus menurunkan rasa sakit setelah olahraga. Jika Anda merasa sangat kaku dan tegang, mungkin sebaiknya ikut kelas peregangan. Meskipun belum ada studio khusus peregangan, selalu ingat untuk melakukan peregangan setelah berolahraga. (Kompas.Com)

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help