Pendukung Kebijakan Donald Trump Ternyata "Lebih Banyak" Bangsa AS Terpecah

Di tengah maraknya aksi menentang kebijakan Presiden Donald Trump terkait kebijakan "anti-imigran"

Pendukung Kebijakan Donald Trump Ternyata
Bryan R. Smith / AFP
Ribuan pengunjuk rasa menyampaikan penentangan mereka terhadap keputusan Presiden Donald Trump yang melarang masuk para pengungsi, imigran, dan warga sejumlah negara. 

POS KUPANG.COM -- Bangsa Amerika Serikat kini benar-benar sedang terpecah.

Siapa menyangka? Di tengah maraknya aksi menentang kebijakan Presiden Donald Trump terkait kebijakan "anti-imigran", ternyata lebih banyak warga AS yang mendukung kebijakan tersebut.

Kesimpulan terlihat dalam hasil polling opini yang dilakukan Reuters/Ipsos, dan dirilis pada Selasa atau Rabu WIB (1/2/2017).

Jumlah warga AS yang mendukung kebijakan Trump ternyata sedikit lebih banyak ketimbang yang menentang.

Dalam jajak pendapat yang digelar pada periode 30-31 Januari 2017 itu, diperoleh angka 49 persen penduduk dewasa AS "sangat" dan "agak" mendukung kebijakan Trump.

Sementara, ada 41 persen penduduk dewasa AS yang "sangat" atau "agak" menentang kebijakan Trump tersebut.

Sisanya, 10 persen responden menyatakan 'tidak tahu'.

Demokrat dan Republik

Perpecahan bahkan terlihat di antara para pendukung Partai Demokrat maupun Republik.

Di Partai Demokrat, ada 53 persen pendukungnya yang menyatakan sangat tidak setuju dengan kebijakan Presiden Trump.

Halaman
12
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved