Pekerjaan Belum Rampung, Wabup Belu Ose Luan Pantau Pekerjaan Gudang Obat Milik Dinkes Belu

Pelaksanaan proyek pembangunan gudang obat milik Dinas Kesehatan Kabupaten Belu tak kunjung selesai, padahal masa kontrak kerjanya sudah selesai pada

Pekerjaan Belum Rampung, Wabup Belu Ose Luan Pantau Pekerjaan Gudang Obat Milik Dinkes Belu
POS KUPANG/EDY BAU
Wakil Bupati Belu JT Ose Luan pimpin Apel 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG.COM, ATAMBUA -- Pelaksanaan proyek pembangunan gudang obat milik Dinas Kesehatan Kabupaten Belu tak kunjung selesai, padahal masa kontrak kerjanya sudah selesai pada akhir Desember 2016 lalu.

Melihat hal ini, Wakil Bupati (Wabup) Belu, JT. Ose Luan menyempatkan diri memantau pelaksanaan proyek pembangunan gudang obat milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Belu, Selasa (31/1/2017).

Pantauan Pos Kupang, saat memantau, Wabup Ose Luan didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, Theresia Saik dan pejabat lainnya.

Dia memantau dari lantai satu hingga lantai dua bangunan yang terletak persis di samping kantor Dinkes Belu ini. Dia sempat memantau pagar keliling bangunan yang sedang dalma proses pengerjaan.

Kepada wartawan usai melakukan pantauan itu, Wabup Ose Luan mengatakan, dirinya baru saja mengikuti kegiatan lain dan singgah memantau karena bangunan itu besar, menelan anggaran yang besar dan akan segera rampung.

"Saya pantau karena bangunannya cukup besar. Sekarang tinggal finishing saja," jawabnya.

Seperti diketahui, jangka waktu pelaksanaan pembangunan Gudang Obat milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Belu sudah berakhir pada tanggal 25 Desember 2016 lalu, namun fisik proyek dengan pagu anggaran senilai Rp 4.053.200.000 dari DAK tahun 2016 ini belum rampung dikerjakan.

Proyek yang dikerjakan PT. Perisos Abadi ini masih ada aktifitas pengerjaan. Para tukang tampak sibuk mengerjakan bagian-bagian bangunan yang belum rampung.

Menurut Kadiskes Belu, Theresia Saik sesuai aturan, meski telah selesai masa kontraknya, pelaksana pekerjaan tetap melanjutkan pekerjaannya hingga tuntas dalam waktu 50 hari ke depan.

"Ada regulasinya, kita kasih waktu 50 hari untuk selesaikan. Dengan catatan dikasih sanksi berupa denda keterlambatan. Kita tegaskan agar secepatnya dituntaskan dan kontraktor pelaksana menyanggupi akan selesai di tanggal 28 Januari ini," jawab Theresia.*

Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved