Perlu Infrastruktur Bermutu di Perbatasan Indonesia dengan Timor Leste

Hal ini dimaksudkan untuk menggerakan percepatan perekonomian dan memperlancar proses perdagangan

Perlu Infrastruktur Bermutu di Perbatasan Indonesia dengan Timor Leste
POS KUPANG/EDY BAU
Gedung terminal keberangkatan PLBN Motaain 

POS KUPANG.COM, KUPANG - Pengamat Ekonomi Unika Widaya Mandira (Unwira) Kupang, Dr Thomas Ola Langoday, SE, M.Si mengatakan, perlu pembangunan infrasturktur berkualitas di daerah perbatasan sebagai teras depan Indonesia dengan negara tetangga.

Hal ini dimaksudkan untuk menggerakan percepatan perekonomian dan memperlancar proses perdagangan antarwarga pada pasar-pasar tradisional yang telah bangun pemerintah pusat di perbatasan Indonesia-Timor Leste," katanya di Kupang, Selasa (31/1/2017).

Selain itu, kata dia, apabila dibangun berkualitas, maka geliat ekonomi akan nampak dalam perdagangan antara Indonesia-Timor Lesta bahkan dengan Australia.

Dekan Fakultas Ekonomi Unwira Kupang ini, tersebut terkait belum optimalnya pemanfaatan pasar-pasar tradisional di perbatasan karena akses infrastrukturnya belum memadai, terutama menuju ke sarana dan prasarrana perdagangan itu.

"Memang beberapa titik jalan antar kedua negara telah dibangun dengan standar internasional, namun hanya pada titik utama yang menghubungkan kedua negara, tetapi akses dari pemukiman warga baru dan warga lokal menuju ke pasar-pasar itu perlu pembenahan lagi," katanya.

Ia mengakui Malaysia dengan kesiapan infrastrukturnya, ternyata telah mengendalikan pasar di perbatasan, tetapi ternyata hal yang sama tidak dapat lakukan di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste, karena pembangunan infrastruktur di perbatasan, masih terbatas, bahkan masih jauh dari dari harapan ideal.

Editor: Putra
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help