Ini Dedelapan Orang Terkaya dari Separuh Populasi Dunia

Sebuah analisa yang dibuat Oxfam menemukan jumlah kekayaan kedelapan orang multimiliarder ini adalah sebesar 426 miliar dolar AS

Ini Dedelapan Orang Terkaya dari Separuh Populasi Dunia
Mirror
Inilah kedelapan orang terkaya di dunia (kiri ke kanan), Bill Gates, Amancio Ortega, Warren Buffet, Carlos Slim Helu, Jeff Bezos, Mark Zuckerberg, Larry Ellison, dan Michael Bloomberg. 

POS KUPANG.COM, LONDON -- Sebuah analisa yang dibuat Oxfam menemukan jumlah kekayaan kedelapan orang multimiliarder ini adalah sebesar 426 miliar dolar AS atau Rp 5.668 triliun.

Bandingkan jika kekayaan separuh populasi orang biasa di dunia, sekitar 3,6 miliar orang, digabung hanya mencapai 409 miliar dolar atau Rp 5.465 triliun.

"Gambaran ini menunjukkan betapa nyatanya ketidaksetaraan, lebih akurat dan lebih mengejutkan dibanding sebelumnya," ujar Mark Glodring, direktur kesekutif Oxfam.

"Sungguh mengerikan bahwa sekelompok orang yang bisa dimasukkan ke dalam sebuah mobil golf memiliki kekayaan lebih lama dari separuh manusia di dunia," tambah Goldring.

Data-data ini dipublikasikan mejelang pertemuan para elite politik dan bisnis dalam Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss.

Oxfam mengatakan, laporannya yang berjudul "Ekonomi untuk 99%" itu menunjukkan jurang pemisah antara kaya dan miskin jauh lebih lebar dari yang dibayangkan.

Laporan itu menyebut masih terkonsentrasinya kekayaan di beberapa orang saja mempersulit upaya untuk mengakhiri kemiskinan dunia.

Oxfam menambahkan, berbagai bisnis dewasa ini semakin fokus hanya untuk menghasilkan keuntunan besar bagi para pemilik dan eksekutif.

"Banyak perusahaa yang dibangun untuk menghindari pajak, mengurangi upah pekerja, dan meningkatkan produksi dibanding yang secara adil berkontribusi untuk perekonomian yang menguntungkan semua orang," demikian Oxfam.

Laporan ini menemukan bahwa antara 1988 hingga 2011 pendapatan 10 persen warga miskin dunia hanya meningkat sebesar 65 dolar AS.

Halaman
12
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help