Kenali Teknik Mengolah Makanan yang Berisiko Sebabkan Keracunan

Riset membuktikan ternyata orang tidak terlalu berhati-hati dalam mengolah makanan seperti yang seharusnya

Kenali Teknik Mengolah Makanan yang Berisiko Sebabkan Keracunan
Thinkstockphotos
Ilustrasi 

POS KUPANG.COM -- "Riset membuktikan ternyata orang tidak terlalu berhati-hati dalam mengolah makanan seperti yang seharusnya," kata Janet B Anderson, RD, profesor klinik bidang nutrisi dan ilmu makanan di Utah University.

"Banyak orang percaya bahwa mereka sudah melakukan prosedur yang benar, padahal kenyataannya tidak."
Berikut adalah beberapa kesalahan pengolahan makanan yang bisa menyebabkan keracunan.

Meninggalkan sisa makanan di atas kompor menyala

Tujuannya agar makanan tetap hangat. Tapi cara ini justru akan merusak makanan tersebut. Menghangatkan makanan-yang kita kira bisa mengurangi kemungkinan timbulnya racun-justru memberi hasil sebaliknya.

Beberapa racun justru terbentuk karena makanan dihangatkan. Aturan yang benar: simpan sisa makanan di dalam kulkas. Hangatkan ketika jam makan hampir tiba.

Yang benar adalah tempatkan sisa makanan yang masih hangat dalam wadah kecil dan tidak terlalu tinggi, supaya makanan lebih cepat dingin.

Jangan penuhi kulkas dengan wadah berisi makanan. Mengapa? Karena kulkas yang penuh, tidak bisa mengeluarkan udara dingin dengan efisien.

Hanya mencuci buah yang kulitnya bisa dimakan

Padahal, buah yang kulit dan bijinya tidak bisa dimakan, seperti kiwi dan melon misalnya, bisa sama berbahayanya. Bakteri bisa berpindah dari kulit luar ke daging buah melalui pisau pemotong.

Kesimpulannya, semua jenis buah-buahan harus dicuci. Dianjurkan kupas juga kulit tomat, stroberi, dan paprika setelah dicuci.

Halaman
12
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved