Usai Mendengar Curhat Warga, Anwar: Tergantung Pemda dan Masyarakat Nagekeo

Menanggapi harapan Masyarakat Nagekeo, Anwar mengatakan, persoalan yang mengganjal pembangunan di Nagekeo ada di Nagekeo.

Usai Mendengar Curhat Warga, Anwar: Tergantung Pemda dan Masyarakat Nagekeo
FOTO PK/ ADIANA AHMAD
Ketua DPRD Propinsi NTT , Anwar Pua Geno ketika bertatap muka dan berdialog dengan Masyarakat Mbay di Hotel Sinar Kasih Mbay, Sabtu (7/1/2017). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Adiana Amad

POS KUPANG.COM, MBAY -- Menanggapi harapan Masyarakat Nagekeo, Anwar mengatakan, persoalan yang mengganjal pembangunan di Nagekeo ada di Nagekeo.

"Semua tergantung pemda dan masyarakat Nagekeo. Kalau soal anggaran bisa kita perjuangkan. Tetapi masalah sosial harus aman dulu. Itu tugas Pemda dan Masyarakat Nagekeo," kata Anwarm

Anwar mengungkapkan, perhatian Pemerintah Propinsi maupun pemerintah pusat terhadap Nagekeo cukup tinggi.

Hal itu, kata Anwar, dibuktiman dengan kepercayaan pemerintah pusat menjadikan Nagekeo sebagai salah satu centra pengembangan garam nasional, menjadi Bandara Surabaya II sebagai salah satu bandara besar di NTT, dan pembangunan mega proyek Waduk Lambo.

Jika ini gagal lagi, kepercayaan pemerintah pusat terhadap Nagekeo hilang. Pemerintah kemungkina besar akan pindahkan waduk ke Sumba. Kalau kita bermasalah terus, jangan berharap Mbay bisa jadi calon ibukota propinsi Flores jika wacana itu jadi kenyataan. Pasalnya, Maumere lebih siap ," demikian Anwar.

Soal Pembangunan Bandara Surabaya II, Anwar mengungkapkan, sempat bertemu dan berkomunimasi dengan Pangdam Udayana. Namun, katanya, Pangdam menjawab akan berkomunikasi dulu dengan Mabes TNI karena tanah Transad telah tercatat sebagai asset negara dalam hal ini TNI Angkatan Darat.

"Kalau jadi, prosesnya memang agak lama," jelas Anwar. Demikian juga soal Polres, kejaksaan, kodim dan pengadilan negeri. " Saya beberapa kali bertemu denga pejabat tertinggi dari masing-masing institusi di Jakarta. Kalau harap anggaran dari masing-masing institusi memang sulit dan lama. Karena itu, solusinya, pemda siapkan gedungnya," demikian Anwar.*

Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help