Shoto-Kai Gelar Gashuku dan UKT di SBD dan Sumba Timur

gashuku di SBD akan digelar 7 Januari 2017, sedangkan di Sumba Timur pada 14 Januari 2017.

Shoto-Kai Gelar Gashuku dan UKT di SBD dan Sumba Timur
istimewa
ISTIMEWA GASHUKU - Para sensei, Shoto-Kai mengikuti gashuku di Hombu Dojo Shoto-Kai, Kupang, belum lama ini. 

POS KUPANG.COM, KUPANG- Pengurus Besar (PB) Shoto-Kai terus meningkatkan kualitas karatekanya. Terutama di Provinsi Nusa Tenggara Timur, PB Shoto-Kai sangat fokus membina atlet dan meningkatkan kualitas pelatihnya.

Di awal tahun 2017 ini, PB Shoto-Kai akan menggelar gashuku dan ujian kenaikan tingkat (UKT) di Tambolaka, Sumba Barat Daya dan Waingapu, Sumba Timur. Demikian dikatakan Ketua PB Shoto-Kai, Kanchu Frans Fernando di Kupang, Senin (2/1/2017).

Frans Fernando mengatakan, gashuku di SBD akan digelar 7 Januari 2017, sedangkan di Sumba
Timur pada 14 Januari 2017. Frans mengatakan, gashuku akan dipimpin langsung penguji dari PB Shoto-Kai, yakni Yoktan Taneo dan Daniel. Kedua penguji ini, kata Frans, memiliki kualifikasi yang tidak perlu diragukan lagi.

"Gashuku dan UKT ini sangat penting. Dari situ kita bisa tahu seperti apa kualitas atlet-atlet kita di daerah. Kita terus bergerak dalam pembinaan karateka, sesuai target shoto-kai, yakni menciptakan atlet berprestasi," kata Frans.

Frans Fernando, mengakui, perkembangan karate di NTT, khususnya shoto-kai, sangat menggembirakan. "Jumlah atlet kita berkembang sangat pesat. Merata di semua daerah di NTT. Kita sudah punya cabang di daerah dengan jumlah atlet yang sangat besar. Ini menjadi tantangan bagi Pengda Shoto-Kai NTT untuk melahirkan atlet bagus, tidak hanya juara di NTT, tapi di nasional bahkan internasional," kata Frans.

Terkait pembinaan karateka muda, Frans mengatakan, secara nasional, semua dipusatkan di Kupang. Frans, mengatakan, atlet-atlet muda dari seluruh Indonesia, akan dikumpulkan di Kupang dan mengikuti pemusatan latihan jangka panjang.

"Ada satu dari Sumatera Selatan yang dalam bulan ini sudah masuk dalam pemusatan latihan di
Kupang. Kita sementara urus surat pindahnya ke Kupang sehingga sambil latihan dia tetap melanjutkan sekolahnya. Sekolah sangat penting, sehingga tidak boleh karena latihan karate, sekolah terbengkalai," tegasnya.

Secara terpisah, Sekretaris Pengda Shoto-Kai NTT, Thom Hermanus, mengatakan, NTT punya potensi atlet yang sangat besar. Untuk itu, tambahnya, dengan pembinaan yang fokus, sedikit demi sedikit, pihaknya berusaha melatih mereka menjadi atlet berprestasi. (eko)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help