Pemkab Kupang Bakal Kirim Daging Sapi Beku ke Jawa

Menurut rencana, tahun 2017 ini, Pemkab Kupang sudah bisa mengirim daging sapi beku ke Pulau Jawa. Rencana ini bakal terwujud setelah Pemkab Kupang me

Pemkab Kupang Bakal Kirim Daging Sapi Beku ke Jawa
POS KUPANG/JULIANUS AKOIT
Hendrik Paut 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Julianus Akoit

POS-KUPANG.COM, OELAMASI -- Menurut rencana, tahun 2017 ini, Pemkab Kupang sudah bisa mengirim daging sapi beku ke Pulau Jawa. Rencana ini bakal terwujud setelah Pemkab Kupang menggandeng PT. Berdikari, satu-satunya BUMN di bidang peternakan sapi di Indonesia.

"Sudah ada presentasi tahap pertama tentang usulan kebutuhan atau sosialisasi dari PT. Berdikari kepada Pemkab Kupang, akhir bulan Desember 2016 lalu di Kantor Bupati Kupang," jelas Sekda Kabupaten Kupang, Drs. Hendrikus Paut, M.Pd, Kamis (5/1/2017).

Hasil presentasi itu, kata Paut, memberi harapan bahwa niat kerjasama itu bakal terwujud. Meski demikian soal itu harus dibahas lebih detil lagi oleh sebuah tim.

Ia mengatakan kerjasama dengan PT Berdikari itu diwujudkan dengan pemanfaatan aset Rumah Potong Hewan (RPH) milik Pemkab Kupang di Desa Noelbaki, Kupang Tengah.

"Itu satu-satunya RPH moderen di daratan Timor. Kapasitasnya 100 ekor sapi jagal (dipotong) per hari. Ada fasilitas pembekuan daging sebesar puluhan ton," kata Paut. Kapasitas ini bisa ditingkatkan pada waktu mendatang.

Ia optimis kapasitas produksi RPH Noelbaki akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah produksi sapi potong di Kabupaten Kupang.

"Tahun 2016 lalu kita kirim sapi hidup ke Jakarta sebanyak 15.850 ekor. Jumlah ini akan terus meningkat. Itu dijadikan sapi jagal di RPH," kata Paut optimis

Selain itu, pada tahun berikutnya akan dibangun dermaga pendaratan sapi di RPH Noelbaki. Sebab letak RPH itu di tepi pantai. Jadi sapi-sapi dari daratan Amfoang, Wini dan Atapupu bisa dikirim ke RPH Noelbaki menggunakan kapal laut.

"Lebih menguntungkan kalau kita kirim atau jual daging sapi beku ke kota-kota di Jawa dan Sulawesi. Dari pada mengirim sapi hidup. Resikonya terjadi penurunan berat badan akibat perjalanan jauh di laut. Otomatis harga jual jadi anjlok," jelas Paut.

Kepala PT. Berdikari Cabang NTT Ny. Jane Marunduri yang dikonfirmasi melalui staf Divisi Operasional, Joanico, membenarkan adanya rencana kerjasama itu.

"Tinggal menunggu penyerahan aset RPH Noelbaki dari Kantor Dinas Peternakan Provinsi NTT ke Pemkab Kupang. Sebab aset itu kini dalam proses rehab menggunakan dana APBN. Kalau aset sudah diserahkan, tentu kerjasama itu bakal terwujud," jelas Joanico.

Pihaknya, kata Joanico, punya komitmen kuat untuk memberdayakan para peternak sapi di NTT, khususnya di Kabupaten Kupang. *

Penulis: Julius Akoit
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved