Petani Garam Oebelo Tolak Bantuan dengan Cicilan Bunga Tinggi

Pria uzur beranak 8 ini mengatakan pernah juga ada yang datang tawar bantuan. Tetapi cicilan bunganya terlalu besar dan mencekik leher

Petani Garam Oebelo Tolak Bantuan dengan Cicilan Bunga Tinggi
POS KUPANG/JULIANUS AKOIT
Son Gabriel penjual garam di Oebelo, Kabupaten Kupang 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Julianus Akoit

POS KUPANG.COM, OELAMASI - Para penjual garam dapur di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, mengaku belum pernah mendapat suntikan modal dari Pemerintah Kabupaten Kupang.

"Saya mulai jual garam sejak tahun 2001 lalu. Sudah hampir 17 tahun. Tapi belum pernah dapat suntikan modal dari pemerintah," keluh Thomas Pandie, Ny. Baceba Bulan, dan Ny. Naema Messak, Rabu (4/1/2017).

Apakah ada bantuan dana dari Koperasi Garam? Pandie cuma menggelengkan kepala.

Pria uzur beranak 8 ini mengatakan pernah juga ada yang datang tawar bantuan. Tetapi cicilan bunganya terlalu besar dan mencekik leher. Karena itu ia menolak.

"Yang datang tawarkan modal itu orang dari bank. Tapi cicilan bunga terlalu besar, makanya saya tolak. Khusus dari pemerintah belum pernah ada," katanya.

Penulis: Julius Akoit
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved